Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Archive for the ‘Papadaan’ Category

“Budaya Bullying yang merajalela”

Posted by hafidzi pada 19 Februari 2008

Refleksi HUT KMKM ke 50

“Budaya Bullying yang merajalela”

Genap sudah umur KMKM setengah abad, sebuah bilangan yang cukup tua bagi kita. Sudah banyak pengalaman hidup yang ditempuh oleh KMKM, selama 50 tahun ini beraneka ragam kegiatan aktifitas dan sebagainya sudah dilalui. Akan tetapi ada satu budaya yang penulis rasa dalam tiga tahun terakhir ini yang tidak pernah hilang, bahkan semakin tahun semakin parah, yaitu Bullying.

Setelah bangsa ini dilanda krisis ekonomi, sekarang bangsa ini sedang dilanda krisis remaja, bukan hanya di Indonesia, akan tetapi di Mesir juga. Akan tetapi tidak separah dari arti bullying yang sebenarnya. Karena arti bully itu adalah tindak kekerasan fisik dan mental, dan warisan yang didapat dari sebagian pergaulan di KMKM adalah tindak kekerasan mental. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Education, Opini, Papadaan | 2 Comments »

Menyimpang Dari Tujuan

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Ketika keindahan tak lagi terlihat indah.

Benda busuk terasa begitu nikmat.

Sesuatu tak bermakna lebih digemari dari hidangan Tuhan.

Mungkin hatiku tak berbentuk lagi.

Untuk memuaskan berontak diri.

Kemudian masa depan terlihat suram.

Terlupa bahwa bumi akan berhenti berputar.

Masa mendatang pun tampak lebih mengerikan.

Hari itu, dimana alat transportasi tujuan kekuliah selalu penuh. Dipadati mahasiswa yang tak sabar ingin melihat hasil usahanya selama setahun. Tak terkecuali aku, walaupun dengan pengorbanan, kupaksakan pergi ke kuliah, juga tak sabar ingin melihat hasil ujian. Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan, Sastra | Leave a Comment »

Taubat Para Wali

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Zun Nun Al-Misri mendengar bahwa ada seorang yang sangat alim dan zuhud, maka pergilah dia kesana untuk belajar. Sesampainya disana dia menjumpai seorang lelaki yang menggantungkan dirinya pada sebatang pohon dengan kepala ke bawah. Orang itu berkata: “Wahai diri! Tolonglah aku dalam mentaati Allah. Kalau tidak niscaya aku akan hukum engkau dalam keadaan seperti ini sampai engkau mati kelaparan.” Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | 1 Comment »

Legenda Rokok

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Legenda Rokok

Pada zaman dahulu kala disebuah kerajaan nikotin yang bernama Cigarilos, hiduplah seorang raja bernama Minak Djinggo dengan panglima perangnya yang gagah perkasa : Commodore. Raja yang memimpin dengan adil dan bijaksana ini mempunyai seorang putri cantik jelita yang menjadi Mascot kerajaan, namanya Sri Wedari. Suatu ketika putri sedang bermain di Long Beach, tiba-tiba datanglah segerombolan koboi Malboro di bawah pimpinan Mr. Brown. Koboi-koboi itu menculik sang putri.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | 2 Comments »

EGO

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Agama mengajarkan “cintailah sesamamu”. Orang yang tidak mau menaruh perhatian pada sesamanya, yang bersikap egois pasti akan menderita kesulitan besar dalam hidupnya, kesulitan bersosialisasi dan kesulitan beradaptasi. Orang yang memiliki typical egois sangat menyusahkan orang lain, dan orang-orang semacam itulah yang menyebabkan kegagalan seluruh umat, hancurnya peradaban, kebudayaan, dan kelestarian dalam membina keharmonisan karena mementingkan hak prinsipil tanpa memerhatikan kondisi sekitar dengan memprioritaskan kepentingan umum. Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | Leave a Comment »

Misteri Alam Gaib

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Misteri ini terjadi kira-kira 15 tahun yang lalu. Tepatnya ketika aku berumur 4 tahun. Pada usia itu, aku termasuk anak kecil yang imut dan manis. Namun aku mempunyai sifat pemalu, pendiam dan sedikit tertutup kepada orang lain, bahkan kepada orang tua dan saudara-saudaraku sendiri. Aku anak ke 4 dari 6 bersaudara. Dan aku mempunyai seorang adik yang 25 bulan lebih muda dariku.

Pada suatu malam, entah kenapa aku tidak bisa tidur. Kupaksakan mataku untuk tidur, tapi tetap saja tidak bisa. Baca entri selengkapnya »

Posted in Opini, Papadaan, Sastra | 16 Comments »

Dari Nisfu Sy’aban Hingga Tarawih

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

 

Biasanya dalam ritual Nisfu Sya’ban yang sering diperdebatkan adalah: pertama, permasalahan pengkhususan hari untuk beribadah. Kedua, dalil sholat khusus Nisfu Sya’ban, juga dalil-dalil yang tak terdapat di sunnah dalam ritual membaca istigfar, tasbih, dan doa-doa itu dengan hitungan tertentu. Kedua-duanya dianggap bid’ah dholâlah karena tak berdasar dari syariat.

Yang pertama, mengenai pengkhususan ibadah di hari tertentu: di malam Nisfu Sya’ban yang sudah dimulai sejak terbenamnya matahari hari 14 Sya’ban. Apakah ada larangan dalam teks agama tentang pengkhususan hari untuk beribadah? Atau, apakah mereka yang melakukan ritual nisfu Sya’ban meniatkan pengkhususan itu? Tentu, harus ditentukan dulu maksud pengkhususan itu. Jika yang dimaksud adalah mengkhususkan ibadah dengan amalan tertentu tanpa meninggalkan ibadah wajib yang lain maka dalam al-Qur’an tak ditemukan dalil yang mengharamkan pelarangan pengkhususan yang demikian. Secara umum Allah Swt. menyuruh untuk berbuat kebaikan dan amal sholeh, dan akan diberikan balasannya, misalnya dalam firmannya. (al-Baqarah 215, 197) (az-Zilzalah: 7) (al-Jatsiyah: 15) atau secara lebih gamblang dalam firman-Nya di Surah al-Hajj: 77, “waf’alul khaira la’allakum tuflihûn.” (kerjakanlah kebaikan itu, pasti kamu beruntung). Ayat terakhir ini adalah suruhan untuk melakukan kebaikan secara umum. Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | Leave a Comment »

Hermeneutika Al- Qur’an, perlukah?

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Al-Qur’an selalu menarik, sekaligus menjadi tantangan bagi manusia untuk dikaji. Menarik karena kitab yang diturunkan pada 17 Ramadhan ini mengandung ajaran Ilahi, yang berfungsi sebagai juru penyelamat manusia. Dan menantang, karena di dalamnya banyak “rahasia” Tuhan yang masih belum tersingkap, karena kemampuan manusia yang terbatas. Oleh karena itu tuntutan untuk mengkajinya semakin mengkristal. Seiring lajunya arus modernisasi dan globalisasi, hingga Al-Qur’an tetap menjadi Hudan li An-Nas.

Dewasa ini muncul berbagai disiplin ilmu dalam mengkaji kitab-kitab Tuhan. Diantaranya adalah hermeneutika. Al-Qur’an merupakan kitab terakhir yang diturunkan kepada Rasul-Nya. Diharapkan dapat selalu up to date terhadap perubahan zaman dan selalu elastis terhadap multicultural, hingga keberaadaannya dapat dirasakan sebagai dinamo penggerak kemajuan masyarakat. Lantas, apakah untuk memahami al-Qur’an membutuhkan hermeneutika? Inilah permasalahan yang akan dibahas oleh penulis dalam artikel ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | 3 Comments »

Turut Berduka Atas Meninggalnya Diskusi

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Ada keterkejutan ketika seorang kawan mengabari saya perihal kondisi diskusi yang sekarat. Isunya, diskusi akan diganti dengan kuliah tujuh menit pada bulan Ramadhan. Meski kerap absen – tercatat dua kali hadir, selebihnya berhalangan -, namun saya sungguh menyayangkan bila kemudian diskusi benar-benar dikebumikan. Kondisi terakhir diskusi memang sepi pengunjung. Konon sebab benturan dengan pertandingan sepakbola. Saya memang belum sempat bertanya – lebih tepatnya malu, sebab saya adalah presentator ketika itu – mengapa terjadi tabrakan jadwal antara bola dan diskusi. Mungkin, karena kepadatan agenda hingga terjadinya tumpang tindih kegiatan. Mungkin juga diskusi tidak lagi menjadi prioritas. Kalah bersaing dengan prioritas-prioritas lain.

Merupakan takdir diskusi yang memang tidak mampu menyedot banyak pemirsa. Terlebih apabila didukung oleh sosialisasi yang minim. Berbeda – atau sangat mungkin sama – dengan agenda DP KMKM lainnya. Sebutlah seumpama rihlah yang konon tahun ini merupakan rihlah “tersukses” dalam sejarah KMKM. Sukses yang tentunya merupakah hasil kerja keras semua pihak yang dilibatkan. Di mulai dari terbentuknya kepanitiaan yang solid, beberapa kali rapat dan dengan semangat kebersamaan yang mungkin begitu nyata. Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | 1 Comment »

AGAMA MENJADI CANDU

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Masih ingat adagium lama yang dilontarkan oleh Karl Marx atau Sigmund Freud? Kalimat pendek yang sempat mengguncangkan dunia antara yang mengiyakan dan membantahnya habis-habisan hingga sekarang? Agama adalah candu masyarakat. Apakah memang agama itu diturunkan sebagai candu atau manusia yang menerima agama itu sendiri yang telah menjadikannya sebagai candu. Seterusnya apakah lontaran kalimat ini benar atau salah, bagi saya terserah anda masing-masing menilainya tergantung dari sudut mana anda memandangnya.

Namun akhir-akhir ini hati kita diguncang rasa keprihatinan yang mendalam setelah mendengar berita yang sedang gencar dari kabar-kabar tersiar tentang sekelompok orang yang dengan jumawa berdiri di atas mimbar di tengah lapang mengumumkan kepada dunia, kamilah yang paling benar.. dan kamilah orang yang pasti menghuni surga. Baca entri selengkapnya »

Posted in Papadaan | Leave a Comment »