Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Archive for the ‘JURNALISME’ Category

Berita, Bentuk Tulisan,Opini and Semua Rubrik buletin atau majalah

Liga Indonesia Rusuh Lagi nih…..

Posted by hafidzi pada 22 Juli 2008

Aneh dan kecewa…..

Permainan sepakbola memang membutuhkan konsentrasi, ketenangan dan kekuatan. Memang permainan ini sangatlah merakyat, jadi jangan heran kalau jalanan yang sepi, sering didatangi anak-anak kecil tuk bermain bola.

Kebetulan hari ini saya sedang baca berita sepakbola negara kita Indonesia, yaa alhamdulillah lah bisa berkembang, walaupun pemain luar yang menguasai klub. Gol, assist terbanyak dan pemain terbaik selalu diisi dengan pemain asing, terus kemana pemain kita?

Liga indonesia baru aja kick off, tapi ….sangat disayangkan sekali kembali lagi rusuh, walaupun saya tidak hadir melihat langsung, tapi lumayan menyedihkan. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in JURNALISME, Opini | 17 Comments »

Dunia Tanpa Koma (Training+materi Jurnalistik)

Posted by hafidzi pada 4 April 2008

Dear Blog…Pengen tau gimana training Jurnalistik? ato materinya?

Pagi Selasa, 1 April 2008

“aduuh telat nih”

“mo kemana to zi, pagi2 gini dah rapi”

Memang yang punya kepentingan tu seperti itu, kadang ditanya orang dengan pertanyaan yang mungkin tidak perlu dijawab.

“Oh ya, Siang ini ak ada acara di KMKM; pelatihan Jurnalistik. Kalo ngga salah jam 11 siang ini” teriakku sambil membersihkan tata ruang kamar tidur yang berserakan.

“Yunk, nanti klo ada yang nyari aku, bilangin ya kalo aku ke KMKM, dan mungkin akan nginep disana”

Sambil membalik-balikkan mushaf alqur’an. Dia hanya menoleh kearah ku,

“Yee maneketehe, mudil sibuk banar tuh nah. Yu ja kalo kena ada yang mancarii kupadahi ai, tp mun nya babinian kupadahakan kada tahu lah”

“Yup…eiit jangan separo2 dong, klo ada yang nyari, bilang aja yang sebenarnya. Jangan ngarang lo ya”

Kulihat jam ditangan dah menunjukkan pukul 8 pagi. Waktu yang kurasa sudah cukup tepat tuk berangkat sebagai pembuka kegiatan ku di awal bulan April ini.

Sebelum keluar syaqqah, aku kembali mencoba meyakinkan kalo hari ini benar2 hari selasa tanggal 1 April 2008, takutnya malah salah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Catatan Akhir Kuliah, Dear Diary, Education, JURNALISME | 17 Comments »

Bentuk Tulisan

Posted by hafidzi pada 7 April 2007

Esai bukanlah sekadar rekaman fakta-fakta atau hasil imajinasi murni. Tulisan yang Anda buat dalam pelajaran sejarah yang dipenuhi dengan fakta-fakta yang dikumpulkan dari berbagai referensi mungkin nampak seperti sebuah esai. Namun, seberapa pun cermatnya Anda dalam menulis ulang semua fakta tersebut, meskipun dengan bahasa Anda sendiri, tulisan itu bukanlah esai. Esai juga bukan kejadian atau pengalaman yang Anda tuliskan dalam pelajaran bahasa, tak peduli betapa nyata, cerdas, menyentuh, berurutan, jelas, rinci, dan lengkapnya tulisan Anda itu. Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME, Opini | Komentar Dinonaktifkan pada Bentuk Tulisan

Bagaimana Menulis Opini?

Posted by hafidzi pada 7 Oktober 2006

Banyak orang yang mendefinisikan opini dengan sangat bebas. Segala prasangka, sentimen, tuduhan, dan segala jenis omongan yang tanpa dasar seringkali disebut sebagai sebuah opini. Namun, opini yang ingin disampaikan dalam sebuah esai harus memenuhi definisi sebagai berikut.

opini: sebuah kepercayaan yang bukan berdasarkan pada keyakinan yang mutlak atau pengetahuan sahih, namun pada sesuatu yang nampaknya benar, valid atau mungkin yang ada dalam pikiran seseorang; apa yang dipikirkan seseorang; penilaian. Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | 6 Comments »

Emansipasi Wanita, Awas “Kebablasan”

Posted by hafidzi pada 14 September 2006

Mengenang R.A. Kartini: Teladan Kaum Mudi Indonesia

Emansipasi wanita merupakan gagasan perjuangan R.A. Kartini dan para pemudi tempo dulu. Sampai kini, masih didengung oleh kaum mudi (baca: wanita) dalam memperjuangkan hak kesetaraan dengan kaum pria. Memang kehadiran wanita perlu diperhitungkan dalam kondisi apa pun di zaman modernsasi ini—terbebas dari belenggu ruang gerak sempit.

Dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang, diterjemahan Armijn Pane (Balai Pustaka, 1982). Terdapat sebuah surat Kartini tertuju kepada Nn Zeehandelaar (6 November 1899): “Engkau bertanya, apakah asal mulanya aku terkurung dalam empat tembok tebal. Sangkamu tentu aku tinggal di dalam terungku atau serupa itu. Bukan. Stella, penjaraku rumah besar, berhalaman luas sekelilingnya, tetapi sekitar halaman itu ada tembok tinggi. Tembok inilah menjadi penjara kami. Bagaimana luasnya rumah dan pekarangan kami itu, bila senantiasa harus tinggal di sana sesak juga rasanya.” Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | 24 Comments »

Sastra dan Agama

Posted by hafidzi pada 14 September 2006

Penulis memulai esai ini dengan pembahasan mengenai sastra. Penulis merasa penting membahas sastra lebih dahulu karena dari sastralah penulis akan mencari hubungan antara sastra dan agama. Selain itu, pembahasan agama yang juga membahas sastra belum banyak penulis temukan, tetapi banyak pembahasan sastra yang tidak lepas dari pembahasan mengenai agama. Dengan cara seperti ini, penulis berharap mendapatkan hasil yang maksimal dan bisa memberikan gambaran mengenai hubungan sastra dan agama. Istilah sastra berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ‘tulisan’ atau ‘karangan’. Sastra biasanya diartikan sebagai karangan dengan bahasa yang indah dan isi yang baik. Bahasa yang indah artinya bisa menimbulkan kesan dan menghibur pembacanya. Isi yang baik artinya berguna dan mengandung nilai pendidikan. Indah dan baik ini menjadi fungsi sastra yang terkenal dengan istilah dulce et utile. Bentuk fisik dari sastra disebut karya sastra. Penulis karya sastra disebut sastrawan (Bagyo S. (ed), 1986: 7).

Sastra memiliki beberapa ciri, yaitu kreasi, otonom, koheren, sintesis, Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | 10 Comments »

Pentingnya Sastra bagi generasi Muda

Posted by hafidzi pada 14 September 2006

Sejatinya sastra merupakan unsur yang amat penting yang mampu memberikan wajah manusiawi, unsur-unsur keindahan, keselarasan, keseimbangan, perspektif, harmoni, irama, proporsi, dan sublimasi dalam setiap gerak kehidupan manusia dalam menciptakan kebudayaan. Dan apabila hal tersebut tercerabut dari akar kehidupan manusia, manusia tak lebih dari sekadar hewan berakal. Untuk itulah sastra harus ada dan selalu harus diberadakan. Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | 3 Comments »

Jangan Menyerah pada Mood

Posted by hafidzi pada 14 September 2006

Tip ini mungkin tidak selalu cocok untuk semua orang, tapi sebagai alternatif, silakan dicoba. Telah disunting dari hasil diskusi yang diposting di Writers Tavern dengan judul Momen Untuk Menulis.

Saya kagum banget sama mereka yang bisa tetep konsen dalam ‘kegaduhan’. Karena nyerah sama hal seperti itu, saya jadi freelancer. Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | Leave a Comment »

Menulis ‘Sesuai Pesanan’

Posted by hafidzi pada 14 September 2006

Sepertinya semua penulis kawakan pernah menerima ‘order’ untuk menulis tentang sebuah tema tertentu. Biasanya order tersebut berasal dari pihak penerbit. Memang wajar kalau penerbit ‘memesan’ sebuah tema tertentu, karena mereka pun hanya ingin menerbitkan tulisan-tulisan yang prospeknya cukup cerah, alias banyak peminatnya. Tema-tema yang kurang populer biasanya cukup sulit juga dijual. Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | Leave a Comment »

Menulis Tanpa Banyak Teori

Posted by hafidzi pada 14 September 2006

Pada dasarnya menulis bukanlah suatu hal yang teoritis. Tidak ada yang bisa membuat sebuah rumusan yang pasti mengenai formula penulisan naskah yang sukses, karena toh pemikiran manusia terus berkembang dan trend pun selalu berubah. Tapi bagaimana pun, ada pola-pola tertentu yang dapat kita amati dari para penulis sukses dan insya Allah bisa kita manfaatkan dengan baik, asalkan kita benar-benar mau belajar.

(a) Membaca dulu, baru menulis. Baca entri selengkapnya »

Posted in JURNALISME | 4 Comments »