Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Archive for the ‘Education’ Category

Stroke?? Lawan pake 3 buah pisang!!

Posted by hafidzi pada 14 Juli 2011

Stroke adalah ancaman penyakit yang mengerikan karena prosesnya bisa berlangsung cepat. Jika tidak cepat tertolong bisa berisiko kematian, sebaliknya jika masih bisa diselamatkan akan mengalami kecacatan. Studi baru menemukan bahwa makan 3 buah pisang setiap hari bisa membantu Anda menurunkan risiko stroke.

Peneliti dari Inggris dan Italia telah menemukan bahwa makan tiga pisang sehari dapat mengurangi risiko stroke.

Peneliti mengatakan bahwa makan satu pisang untuk sarapan, satu pisang untuk makan siang dan satu pisang untuk malam hari akan memberikan cukup kalium yang mengurangi kemungkinan orang menderita penggumpalan darah di otak sekitar 21 persen.

Selain pisang, temuan ini juga menunjukkan bahwa stroke dapat dicegah dengan konsumsi makanan yang kaya kalium lainnya seperti bayam, kacang-kacangan, ikan bandeng dan lentil.

Dalam penelitian terbaru, para peneliti menganalisis data dari sebelas studi yang berbeda dan mengumpulkan hasil untuk mendapatkan hasil secara keseluruhan.

Peneliti menemukan asupan kalium harian sekitar 1.600 mg, kurang dari setengah jumlah harian yang disarankan Inggris untuk orang dewasa 3.500 mg, sudah cukup untuk menurunkan risiko stroke lebih dari seperlima.

Pisang rata-rata mengandung sekitar 500 miligram kalium, yang membantu menurunkan tekanan darah dan mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Education | 6 Comments »

Insting Bayi, Okey…..

Posted by hafidzi pada 14 Juli 2011

Insting Bayi, Okey?

Bayi mungkin kecil dan tidak dapat bercakap-cakap dengan orang dewasa, tetapi bayi membuktikan bahwa mereka memiliki kepintaran dan kemampuan otak yang luar biasa. Setidaknya ada 8 kemampuan mengagumkan dari otak bayi. Apa saja?

Berikut 8 kemampuan otak bayi yang mengagumkan, seperti dilansir Livescience, Kamis (30/6/2011):

  1. Tahu siapa yang menjadi bos Baca entri selengkapnya »

Posted in Catatan Akhir Kuliah, Dear Diary, Education | Leave a Comment »

Tips Menghindari dari Jerawat

Posted by hafidzi pada 12 Juli 2011

Tips Menghindari dari Jerawat 🙂

1. Sering-sering bersihin muka pake air setiap saat

sebab muka remaja tuh banyak berminyak, minyak yang tidak dibersihkan akan menyumbat pori2×2 wajah dan akhirnya timbul jerawat

 

2. Usahakan sebisa mungkin jangan kena asap kendaraan

kalo pake sepeda motor pake cadar ato helm yang ada tutup kacanya ato pake 2-2nya sekalian spy muka gak kena asap mobil n motor Baca entri selengkapnya »

Posted in Catatan Akhir Kuliah, Dear Diary, Education | 4 Comments »

Awas, Kopi Bikin Wanita Sulit Hamil!

Posted by hafidzi pada 31 Mei 2011

Benarkah Kopi bikin wanita sulit untuk hamil???

Minum kopi membuat wanita lebih sulit hamil, sebuah penelitian menyebutkannya.

Ini diperkirakan karena Kafein, yang terkandung dalam kopi merusak transportasi telur dari ovarium ke rahim, sebut para ilmuwan dari Amerika.

Penelitian yang melibatkan 9.000 wanita ini menemukan bahwa minum lebih dari empat cangkir kopi sehari memotong kemungkinan hamil hingga seperempat kali.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Education, Forums | 1 Comment »

GERAKAN ISLAM LIBERAL DI INDONESIA

Posted by hafidzi pada 27 Mei 2011

A. PENDAHULUAN

Istilah Islam liberal tadinya tidak terlalu dikenal dan diperhatikan orang di Indonesia. Apalagi jumlah pendukungnya hanya minoritas yang amat kecil. Istilah itu justru menjadi amat populer setelah dikeluarkannya fatwa MUI pada tahun 2005 yang menyatakan bahwa faham liberalisme adalah sesat dan menganut faham itu adalah haram hukumnya. Jadi, terlepas dari perdebatan tentang keabsahan fatwa itu, istilah Islam liberal di Indonesia justru dipopulerkan oleh pihak penentangnya. Memang terkadang suara merekapun nyaring bunyinya.

Arti kata Islam liberal tidak selamanya jelas. Leonard Binder, seorang guru besar UCLA, ketika menulis buku berjudul Islamic Liberalism (University of Chicago Press, 1988) memberinya arti “Islamic political liberalism” dengan penerapannya pada negara-negara Muslim di Timur Tengah. Mungkin di luar dugaan sebagian orang, buku itu selain menyajikan pendapat Ali Abd Raziq (Mesir) yang memang liberal karena tidak melihat adanya konsep atau anjuran negara Islam, tetapi juga membahas pikiran Maududi (Pakistan) yang tentu saja lebih tepat disebut sebagai tokoh fundamentalis atau revivalis.

Sebaliknya bagi Greg Barton, dalam bukunya berjudul Gagasan Islam Liberal Baca entri selengkapnya »

Posted in Education, Islami | 1 Comment »

Air Putih Bukan Untuk Bayi

Posted by hafidzi pada 21 Mei 2011

“MBAK, jangan lupa kasih air putih kalau adek habis minum susu, ya,” urai Riani kepada sang pengasuh sembari menyuapkan beberapa sendok air putih kepada bayinya yang berusia 3 bulan.
Tahukah Moms, di balik kebiasaan memberikan air putih ternyata tersimpan bahaya yang dapat mengancam si buah hati, utamanya bayi di bawah usia 6 bulan.

ASI, Sudah Cukup

Air putih bermanfaat bagi kesehatan anak-anak dan orang dewasa memang benar, tapi TIDAK untuk bayi.
“Pemberian air putih tidak disarankan, khususnya pada bayi usia < 6 bulan, karena kegunaannya tidak ada,” buka dr. Yulia Lukita Dewanti, M. Ked. Ped, SpA dari RS Sari Asih Serang.

Pada bayi usia tersebut, pemberian ASI eksklusif tanpa pemberian cairan lain sudah cukup memenuhi kebutuhan gizi bayi sesuai dengan perkembangannya.

Secara alamiah, komposisi ASI –mengandung 88 persen air- yang diproduksi akan mencukupi kebutuhan cairan bayi.

Begitu pun dengan bayi yang minum susu formula, lebih dari 80 persen komposisi susu formula adalah air. Mengingat tingginya kadar air dalam ASI maupun susu formula, bayi kurang 6 bulan tak perlu diberikan tambahan cairan lain apapun secara langsung –termasuk air putih, teh manis, atau jus buah.

Artinya, bayi tidak akan kekurangan cairan sejauh bayi mendapatkan ASI atau susu formula cukup setiap harinya. Bayi akan selalu ‘meminta’ ASI/susu formula bila ia merasa haus (on demand).

3 Alasan Air Putih Dilarang

Lantas, mengapa air putih tak baik diberikan pada bayi?

Ginjal Bisa Rusak Baca entri selengkapnya »

Posted in Education | 5 Comments »

MELEPASKAN 8 HAL DALAM HIDUP

Posted by hafidzi pada 18 Mei 2011

1. Melepas tekanan
Lelah tidaknya Anda tergantung pada persepsi Anda. Apabila Anda tidak membersihkan pikiran, maka pikiran akan penuh debu. Setiap hari Anda akan menemui banyak kegiatan, sebagian bahagia, sebagian lagi tidak.

Semua peristiwa ini akan menetap di pikiran, melebur dan mengacaukan pikiran. Bila Anda menyimpan kenangan yang menyakitkan, Anda akan merasa sangat tertekan. Oleh karenanya, bersihkan pikiran Anda, biarkan hal-hal itu berlalu, singkirkan kenangan pahit, maka Anda akan memiliki banyak ruang untuk kebahagiaan.

Ketidakbahagiaan merupakan akar penderitaan Anda.

2. Melepas kekhawatiran
Kebahagiaan sebenarnya cukup sederhana. Melatih tersenyum, bukan secara mekanis memasang ekspresi pada wajah Anda, tetapi berusaha keras untuk mengubah apa yang Anda rasakan di dalam. Belajar untuk menerima kenyataan dengan tenang; belajar bagaimana mengatakan kepada diri sendiri, “Saya akan mengikuti sifat alam.”
Baca entri selengkapnya »

Posted in Education | 6 Comments »

The Secret Of God Seekers

Posted by hafidzi pada 13 Oktober 2009

Sufi

Sufi

Sufism in their view is the soul exercises and efforts to prevent mold from morality to bring humiliation to the morals and good fellow to bring praise and reward the world Here and after. Like be patient, be afraid and hope to Allah, sincere, life as it is, and everything to do with morality and the sacred way to worship Allah, it’s the secret of god seekers One of them, I’ll bring today is the “Sincere”, taken from when I attended a study week with grand Syeikh Yusuf Al Hasani last week and also from the my great teacher. Rasulullah Saw Said in the hadith qudsi, “Ma Yazaalu Abdi Yataqarrabu ilayya min nawaafili hatta uhibbahu….” Anyone Baca entri selengkapnya »

Posted in Catatan Akhir Kuliah, Education, Islami, Oase | 6 Comments »

Rahasia Sang Imam el-Bajury

Posted by hafidzi pada 27 Mei 2009

Dipagi yang cerah ini kuberanikan diriku untuk mengambil sebuah bolpoint untuk menulis kegiatan ku hari ini. Termasuk diantaranya mengambil Bantuan Dana dari Jam’iyah Syar’iyah. Sebelum berangkat, kubuka kembali bahan bacaan untuk ujian ku besok, dengan MatPel Hadits Ahkam, yang isinya hadits-hadits yang harus kita hapal berikut keterangan rawi,sanad, isnad dan matannya, juga hukum yang terkandung didalamnya.

Disela-sela tulisan dalam bukuku, terlihat sebuah tulisan kecil sebagai motivasi diriku di Mesir ini. Tulisan itu kutulis ketika aku menghadiri talaqqi di Mesjid Al Azhar, sore hari setelah selesai kuliah…bersama tuan guru Syaikh Said Muhammad Syaltut, belajar bersama kitab Fiqh yang berjudul “Mughni Muhtaj lil imam Syairazy” ,pada ketika  itu beliau bercerita, ‘Dahulu Mesjid Al Azhar ini sudah puluhan tahun terkenal dengan pengajian talaqqi nya. Dari yang kecil sampai yang sudah mempunyai cucu datang. sudah banyak Syaikh-syaikh besar bertebaran di seluruh dunia ini.”Kullunnas min ain Gayyiin Asyan Thalabil Ilmi, wa ehna ha na’mel eh”? (semua orang datang untuk mencari ilmu, tapi kita sekarang sedang apa??? )suara beliau yang lembut dan sangat indah didengar membuat hati ini semakin cinta akan ilmu Fiqh.

Talaqqi

Talaqqi

Saudara-saudara pasti tahu siapa itu Imam Ibrahim el-Bajury, pengarang syarh matan Abi Syuja’, sebelum Beliau jadi imam Besar, ketika beliau masih dibangku Ibtidai; sekitar umur 6 tahun an. Sang Imam sangat rajin belajar talaqqi di Mesjid ini, suatu saat Beliau mengadu kepada sang Guru. “Yaa Syaikhi…Kuntu jalastu maak lakin la afham syai” Baca entri selengkapnya »

Posted in Catatan Akhir Kuliah, Dear Diary, Education | 5 Comments »

Rahasia Dibalik Bunga Bank

Posted by hafidzi pada 1 Maret 2009

Sekarang ini lagi hangat-hangatnya dibicarakan dibangku kuliah, yaa walaupun jauh dari yang diharapkan ternyata Universitas Al Azhar juga peduli dengan ekonomi. Oleh karenanya saya coba mecari titik temu sekaligus belajar lebih dahulu sebelum sang Doktor menjelaskan nanti di kuliahan. Kalau pun sempat nanti juga bakal melihat Saham, Bursa efek de el el…tapi kalau ada dari teman-teman yang mengerti bisa di Comment disini. yaa share ide

Rahasia dibalik bunga Bank

Bunga Bank secara mudah dapat diartikan Tambahan yang terdapat dalam akad yang berasal dari salah satu pihak, baik dari segi (perolehan) uang, materi/barang, dan atau waktu, tanpa ada usaha dari pihak yang menerima akan tambahan tersebut.
Definisi ini kiranya mampu mencakup semua jenis dan bentuk riba, baik yang pernah ada pada masa jahiliyah (riba Fadhal, riba Nasi’ah, riba Al Qardh), maupun riba yang ada pada masa sekarang ini, seperti riba bank yang mencakup bunga dari pinjaman kredit, investasi deposito, jual-beli saham dan surat berharga lainnya, dan atau riba jual-beli barang dan uang. Untuk riba yang terakhir ini contohnya banyak dan dapat berkembang pada setiap masa.
Sesungguhnya bunga yang diambil oleh penabung di bank adalah riba yang DIHARAMKAN,  karena riba adalah semua tambahan yang disyaratkan atas pokok  harta.  Artinya,  apa  yang  diambil seseorang   tanpa   melalui   usaha  perdagangan  dan  tanpa berpayah-payah sebagai tambahan atas  pokok  hartanya,  maka yang  demikian  itu  termasuk  riba.  Dalam  hal  ini  Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut)jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka     ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (Antara lain Baqarah: 278-279)
Yang dimaksud dengan tobat di  sini  ialah  seseorang  tetap pada  pokok  hartanya,  dan  berprinsip  bahwa tambahan yang timbul darinya adalah  riba.  Bunga-bunga  sebagai  tambahan atas  pokok  harta  yang diperoleh tanpa melalui persekutuan atas perkongsian, mudharakah, atau bentuk-bentuk persekutuan dagang lainnnya, adalah riba yang diharamkan. Sedangkan guru saya  Syekh  Syaltut   sepengetahuan   saya   tidak   pernah memperbolehkan  bunga  riba, hanya beliau pernah mengatakan:
“Bila keadaan darurat –baik darurat individu maupun darurat ijtima’iyah–  maka  bolehlah dipungut bunga itu.” Dalam hal ini  beliau   memperluas   makna   darurat   melebihi   yang semestinya,  dan  perluasan  beliau  ini tidak saya setujui.Yang pernah beliau fatwakan  juga  ialah  menabung  di  bank sebagai sesuatu yang lain dari bunga bank. Namun, saya tetap tidak setuju dengan pendapat ini.

Islam tidak memperbolehkan seseorang menaruh pokok  hartanya dengan  hanya  mengambil  keuntungan.  Apabila dia melakukan perkongsian,  dia  wajib  memperoleh  keuntungan   begitupun kerugiannya.  Kalau  keuntungannya sedikit, maka dia berbagi keuntungan sedikit, demikian juga jika memperoleh keuntungan yang banyak. Dan jika tidak mendapatkan keuntungan, dia juga harus menanggung kerugiannya. Inilah makna persekutuan  yang sama-sama memikul tanggung jawab.

Perbandingan  perolehan  keuntungan  yang tidak wajar antara pemilik  modal   dengan   pengelola   –misalnya   pengelola memperoleh  keuntungan  sebesar  80%-90%  sedangkan  pemilik modal  hanya  lima  atau  enam  persen–  atau   terlepasnya tanggung  jawab  pemilik  modal  ketika  pengelola mengalami kerugian, maka  cara  seperti  ini  menyimpang  dari  system ekonomi  Islam  meskipun  Syeh  Syaltut  pernah  memfatwakan kebolehannya. Semoga Allah memberi rahmat dan ampunan kepada
beliau.

Maka pertanyaan apakah dibolehkan mengambil bunga bank, saya jawab tidak boleh. Tidak halal baginya dan  tidak  boleh  ia mengambil   bunga  bank,  serta  tidaklah  memadai  jika  ia menzakati harta yang ia simpan di bank.

Kemudian langkah apa yang harus kita lakukan jika menghadapi kasus demikian?

Segala sesuatu yang haram tidak boleh dimiliki dan wajib  disedekahkan  sebagaimana  dikatakan  para  ulama muhaqqiq  (ahli tahqiq). Sedangkan sebagian ulama yang wara’ (sangat berhati-hati) berpendapat bahwa uang itu tidak boleh diambil  meskipun untuk disedekahkan, ia harus membiarkannya atau membuangnya ke laut.  Dengan  alasan,  seseorang  tidak boleh  bersedekah dengan sesuatu yang jelek. Tetapi pendapat ini bertentangan  dengan  kaidah  syar’iyyah  yang  melarang menyia-nyiakan harta dan tidak memanfaatkannya.

Harta  itu  bolehlah  diambil  dan disedekahkan kepada fakir miskin, atau disalurkan  pada  proyek-proyek  kebaikan  atau lainnya  yang  oleh  si  penabung  dipandang bermanfaat bagi kepentingan Islam dan kaum muslimin. Karena harta haram  itu –sebagaimana  saya katakan– bukanlah milik seseorang, uang itu bukan milik  bank  atau  milik  penabung,  tetapi  milik kemaslahatan umum.

Demikianlah  keadaan  harta yang haram, tidak ada manfaatnya dizakati, karena zakat itu tidak dapat  mensucikannya.  Yang dapat  mensucikan  harta ialah mengeluarkan sebagian darinya untuk zakat. Karena itulah Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya Allah tidak menerima sedekah dari hasil korupsi.” (HR Muslim)

Allah tidak menerima sedekah dari harta semacam ini,  karena harta  tersebut  bukan  milik  orang yang memegangnya tetapi milik umum yang dikorupsi.

Oleh sebab itu, janganlah  seseorang  mengambil  bunga  bank untuk  kepentingan  dirinya,  dan  jangan pula membiarkannya menjadi milik bank sehingga dimanfaatkan karena hal ini akan memperkuat posisi bank dalam bermuamalat secara riba. Tetapi hendaklah   ia   mengambilnya   dan   menggunakannya    pada jalan-jalan kebaikan.

Sebagian orang ada yang mengemukakan alasan bahwa sesungguhnya seseorang yang  menyimpan  uang  di  bank  juga memiliki  risiko  kerugian  jika bank itu mengalami kerugian dan  pailit,  misalnya  karena  sebab  tertentu.  Maka  saya katakan bahwa kerugian seperti itu tidak membatalkan kaidah, walaupun  si  penabung  mengalami   kerugian   akibat   dari kepailitan   atau  kebangkrutan  tersebut,  karena  hal  ini
menyimpang  dari  kaidah  yang   telah   ditetapkan.   Sebab tiap-tiap  kaidah ada penyimpangannya, dan hukum-hukum dalam syariat Ilahi  -demikian  juga  dalam  undang-undang  buatan manusia–  tidak  boleh  disandarkan  kepada perkara-perkara yang ganjil dan jarang terjadi. Semua  ulama  telah  sepakat bahwa  sesuatu  yang  jarang  terjadi  tidak dapat dijadikan sebagai  sandaran  hukum,  dan  sesuatu  yang  lebih  sering terjadi  dihukumi sebagai hukum keseluruhan. Oleh karenanya,
kejadian tertentu tidak dapat membatalkan  kaidah  kulliyyah (kaidah umum).

Menurut  kaidah  umum,  orang  yang  menabung uang (di bank) dengan  jalan  riba  hanya  mendapatkan   keuntungan   tanpa memiliki  risiko kerugian. Apabila sekali waktu ia mengalami kerugian, maka  hal  itu  merupakan  suatu  keganjilan  atau penyimpangan  dari  kondisi  normal, dan keganjilan tersebut tidak dapat dijadikan sandaran hukum.

Mungkin kita akan berkata, “Tetapi  bank  juga mengolah  uang  para  nasabah, maka mengapa saya tidak boleh mengambil keuntungannya?”

Betul  bahwa  bank  memperdagangkan  uang  tersebut,  tetapi apakah  sang  nasabah  ikut  melakukan aktivitas dagang itu. Sudah tentu tidak. Kalau nasabah  bersekutu  atau  berkongsi dengan  pihak  bank  sejak  semula, maka akadnya adalah akad berkongsi, dan  sebagai  konsekuensinya  nasabah  akan  ikut menanggung  apabila  bank  mengalami  kerugian.  Tetapi pada kenyataannya,  pada  saat  bank  mengalami   kerugian   atau
bangkrut,  maka  para  penabung  menuntut  dan  meminta uang mereka, dan pihak  bank  pun  tidak  mengingkarinya.  Bahkan kadang-kadang   pihak   bank   mengembalikan  uang  simpanan tersebut  dengan  pembagian  yang   adil   (seimbang)   jika berjumlah banyak, atau diberikannya sekaligus jika berjumlah sedikit.

Bagaimanapun juga sang nasabah tidaklah menganggap dirinya bertanggung jawab  atas  kerugian itu dan tidak pula merasa bersekutu  dalam  kerugian  bank  tersebut,  bahkan   mereka menuntut uangnya secara utuh tanpa kurang sedikit pun.

Posted in Catatan Akhir Kuliah, Education, Opini | 13 Comments »