Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Perjalanan Panjang Telah Berakhir

Posted by hafidzi pada 1 Juni 2010

Catatan Akhir Kuliah

September, 2009

Ujian telah selesai dilaksanakan, Universitas Al Azhar sudah mulai sepi dari para mahasiswanya, liburan panjang pun telah datang. Semua orang sibuk dengan persiapan liburan, berbeda dengan diriku. Tahun ini adalah tahun terakhirku berada di Mesir. Tidak ada yang bisa kuharapkan selain mendapatkan ridho nya Allah Swt agar mendapatkan keikhlasan dalam menuntut ilmu di negeri para Nabi ini.

Tepat di awal Oktober, hasil ujian pun turun. Dinding-dinding bangunan kuno Al Azhar dipenuhi dengan hasil ujian semester. Dari tingkat satu sampai tingkat empat, semua terkumpul dalam satu ruang. Ekspresi mereka pun, ada yang menangis, sedih, gembira sambil mengucapkan tasbis, subhanallah, alhamdulillah dan ada pula yang bertakbir karena kelulusannya di semester tersebut.

Aku sendiri antara takut dan harap, takut karena apakah aku akan mengulang ditahun ini atau lulus dengan prestasi seadanya? Hampa pikiran ku berkecamuk karena dalam benakku, kesibukan ku sebagai pemimpin organisasi terbesar di Indonesia membuatku kurang yakin kalau tahun ini aku akan mendapatkan nilai yang memuaskan. Karena kesibukan atau hal lain sebagainya yang membuatku sulit untuk membagi waktu dengan Al Azhar dan masyaikh (para Dosen). Dengan perlahan aku memperhatikan kertas-kertas yang tertempel, dimulai dari tingkat pertama, kemudian diteruskan dengan kedua, ketiga dan terakhir hasil ujian kelas Syari’ah semester akhir.

“Semoga apa yang kupelajari dan yang telah diujikan menjadikan ku lebih tegar dari sebelumnya” gerutuku. Hanya beberapa langkah sudah kudapati nama dengan urut A-N, karena inisial namaku selalu di bagian atas dari sederetan nama teman-teman ku. Dengan perasaan takut aku pun mulai menunjuk satu demi satu nama-nama yang telah tertulis di papan hasil ujian.

“Alhamdulillah….aku lulus…..” hati ku berdetak kencang, karena hasil yang kudapatkan dengan hasil yang memuaskan dan IPK akhirnya pun memuaskan. Tidak ada kata yang terucap, aku pun tersungkur dalam keadaan syukur kepada Allah Swt, yang telah memberikan hidayah dan taufiknya sehingga aku dapat menyelesaikan studi ku di Universitas Islam tertua di dunia. Ternyata apa yang ada dalam benak ku salah, semua kesibukan dan kelelahan ku dalam organisasi, studi, dan talaqqi tidak mengganggu konsenstrasiku dalam menyelesaikan s1 ku.

Hari itu adalah hari yang terindah dalam diriku, tidak dapat kurasakan yang lebih menyenangkan kecuali bisa menyelesaikan studi dan pulang ketanah air tercinta.

Oktober, 2009

Perayaan kelulusan dan wisuda Universitas Al Azhar sudah ditentukan, semua merasa senang karena dalam merayakan bersama Masyaikh Al Azhar (Para Dosen), bertempat di Al Azhar Conference Center (ACC) yang bertempat di daerah Rab’ah, Kairo. Seluruh mahasiswa dan mahasiswa dari berbagai negara dunia berkumpul dalam acara tersebut, hanya saja, tidak terlihat mereka yang datang dengan orang tuanya, rasa sedih melanda para wisudawan, tapi semua itu terobati dengan berkumpulnya teman-teman seperjuangan yang telah menyelesaikan studi di negeri padang pasir ini. Degnan rasa gembira bercampur haru, tanggapan para Masyaikh dan juga Duta Besar Republik Indonesia membuat kami banggi sebagai warga negara Indonesia, dan ada beberapa nama yang dipanggil kedepan karena prestasi dengan nilai tertinggi dari wisudawan dunia.

Terakhir, sesi foto-foto pun menjadi salah satu acara inti, karena kami merasa hanya ini kali terakhir kita berada di Mesir, dan mungkin ini kali terakhir kita berjumpa dengan teman-teman dari, afrika, eropa bahkan timur tengah lainnya.

Perpisahan ku dengan para dosen pembimbing ku selama berada di Mesir, guru-guru dan para habib yang pernah mengajar aku selama ini pun terharu gembira, mereka bangga dengan kelulusan ku, dan mendo’akan agar nantinya dapat menyiarkan agama Islam dengan penuh tenang dan damai. Karena mereka sangat yakin Al Azhar telah mendidik anak muridnya dengan sabar dan ikhlas, karena disana tidak ada pembayaran semester dan absen pun tidak ada, jadi hanya orang-orang yang mempunyai keinginan tinggi lah yang tidak menyia-nyiakan ketika berada di Mesir ini. Kunci nya adalah Ikhlas dalam berbuat dan beramal.

Setelah ini rencana tour keliling kota Kairo….

To Be Continued…..Bab 2

4 Tanggapan to “Perjalanan Panjang Telah Berakhir”

  1. Nastanesha said

    Mana BAB 2-nya?
    Masa KMKM organisasi terbesar di Indonesia sih? Kayaknya nggak juga…😛

  2. Sha said

    Alhamdulillah…congratulations ya Zha..akhirnya hari yang dinantikan tiba juga. Ikut seneng mengetahuinya teman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: