Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

2 jam bersama Syeikh Muhammad Jibril Mesir

Posted by hafidzi pada 27 September 2008

Dear diary,
Sudah kebiasaan bagi orang orang Mesir kalau menjelang sepuluh akhir bulan Ramadhan pada berbondong-bondong menuju mesjid untuk melakukan i’tikaf, seperti yang Rasulullah Saw. lakukakan. Dimana saja, dari kota sampai kedesa mesjid rata-rata penuh dengan manusia untuk beribadah. Tak aneh kalau mereka yang datang itu satu keluarga, lengkap dengan peralatan perangnya, yang saya maksud itu tas makanan, yang mencukupi untuk sahur dan berbuka satu kali, jangan heran kalau cara sahur dan berbuka mereka tergolong aneh. Dari beberapa kepala keluarga kadang-kadang menjadi satu dalam satu jamuan makan, baik itu ketika berbuka atau sahur. Lima ekor ayam panggang, bebek bakar dan kadang ada juga paha kambing guling, padahal yang saya lihat cuma ada 10-15 orang saja, akan tetapi jamuan nya, “yaa Allaaah banyak sekali” Pertama sih kita pasti bingung, tak disangka ketika berbuka mereka malah memanggil orang-orang disekitar untuk makan bersama-sama mereka dalam satu wadah, persis sepert

Amr Bin Ash

Amr Bin Ash

i maidaturrahman (rumah makan gratis untuk berbuka) yang ada dipinggir-pinggir jalan raya, toko, atau didepan apartemen. Itulah kenapa, Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, hampir semua masyarakat Mesir tidak ada yang kelaparan ketika berbuka atau sahur. Menunya pun mewah, yaa tidak kalah lah dengan orang-orang kaya. “Ramadhan dah syahruna…..minal masakin au agniya, musy muhim min huw” begitulah kalimat yang bisa dirasakan orang Mesir. Menurut saya bukan hanya makanan, uang yang didapat selama bulan ramadhan juga banyak, yaa cukuplah untuk kehidupan dua bulan. Kembali ke bagian i’tikaf, di Mesir ada satu buah mesjid yang dibangun pada jaman Khalifah Amr ibn ‘Ash, mesjid yang tergolong paling besar diseluruh negeri kinanah ini, bahkan mengalahkan lebarnya tiga pyramid. Disinilah tempat orang-orang Mesir kebanyakannya menghabiskan sepuluh akhir bulan puasa dengan beri’tikaf dan lain nya.
Dari sini kita akan mengenal dengan syaikh Muhammad Jibril, seorang imam mesjid yang sangat terkenal seantero Mesir, suaranya yang sangat merdu dan fasih ketika melantunkan al Qur’an membuat jama’ah terkagum bahkan tidak ayal ada yang samapi meneteskan airmata ketika beliau Melantunkan Ayat Magfirah atau azab dari Allah Swt.
Beliau juga terkenal sebagai guru Qori Negeri Gurun yang jam terbang beliau sudah mencapai seluruh jazirah arab bahkan eropa.
untuk Mesir kedatangan beliau biasanya setiap tanggal yang ganjil untuk menjadi imam di Mesjid ini.
Kulihat jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, memang perjalananan yang sangat jauh, kurang lebih 40 menit dari rumahku menuju mesjid ini dengan bis umum, baru menginjakkan kaki di depan pemberhentian bis, orang-orang sudah memenuhi seluruh jalan menuju mesjid, yang kulihat kurang lebih 4000-5000 orang sudah meletakkan sajadahnya, duduk dengan khusu’. Bagi mereka yang datang terlambat sudah pasti akan berada di luar mesjid.
“Istauuu…..rapatkan saf, bagi yang mempunyai Handphone mohon di Silent ato dimatikan” kata beliau sebelum memulai takbir shalat tarawih
“bagi yang tidak mematikan hp nya, maka hp nya bakal dirusak orang disebelah” canda beliau kepada jamaah sebelum takbir.
Dari awal sampai akhir tarawih ayat yang beliau lantunkan selalu berhubungan dengan ayat-ayat penyembuh. yang kemungkinan besar ada sebagian kaum muslimin yang lagi sakit untuk tidak pasrah dengan penyakitnya, al Qur’an menganjurkan untuk terus berusaha untuk mengobati, jangan dibiarkan saja pasrah kepada Allah terus.
Tak terasa dah satu jam kita tarawih bersama, perkiraan ku mungkin 5 menit lagi selesai witirnya, tapi tak disangka ternyata beliau selain suara yang merdu, beliau juga terkenal dengan doa yang bisa menghancurkan hati dan luluran air mata jamaah, doa yang beliau bacakan membuat jamaah histeris menangis, dengan cahaya yang redup di sekeliling mesjid dan jalan, suara sepi menyelimuti para jamaah yang hadir, sesekali syeikh Jibril membaca doa pengampunan kepada Allah yang membuat tambah sedih suasana….
bisa dibayangkan g kalau doa yang beliau lantunkan itu satu jam, ketika qunut, tapi lelah dan cape itu semuanya hilang seketika dengan doa dan harapan yang beliau bacakan.
semoga di bulan suci ini kita mendapatkan ridha dan magfirah dari Allah Swt.

selanjutnya akan menceritakan bagaiamana perasaan kita di undang Duta Besar Republik Indonesia cabang Mesir di rumah beliau untuk buka bersama khusus orang kalimantan 😀

8 Tanggapan to “2 jam bersama Syeikh Muhammad Jibril Mesir”

  1. atepjs said

    salam kenal mas hafidz, di hari yang fitri ini tiada yang paling indah kecuali menabur maaf dan saling bersilaturahmi. selamat idul fitri mohon maaf lahir dan batin (ikut mampir di sini).

  2. ammadis said

    Tak terbayangkan nih…bahagianya bisa begitu….
    Kapan bisa begitu juga yaaa…!

    Fhoto syeikhnya nya nggak boleh diupload gede-an dikie fidz…????!

    Minal aidin wal faidzin…
    Maaf lahir bathin yaaa…!

  3. assalamu alaikum
    taqobalallahu minna waminkum..
    taqobal ya karimm🙂

  4. sunny2008 said

    assalamu’alaikum, minal aidin wal faizin,… salam kenal semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………

  5. Qiqi said

    Wassalammualaikum wr.wb

    Lam kenal juga. Amin moga kita mendapatkan ridha dan magfirah dari Allah Swt. Bukan hanya bulan ramadhan, pak. Tapi selamanya. Amiiiiiiiiiiiin…

  6. Qiqi said

    Btw…tak tautkan di blogku ya, pak. Jenengan juga.

    Jazakallah khoiron katsiron

  7. waaahhhh mesirrr… mauuu… *baca ayat-ayat cinta lagi*


    Datang ajaa…….

  8. Blog yang bagus dan memberi banyak inspirasi dan Informasi.
    Selamat tahun baru 1430H.
    Salam kenal dari Indonesia untuk sahabat yang ada di sana!!


    salam kenal jg…..mg silaturahmi ini bisa terus berlanjut sampai di indonesia nantinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: