Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Sulit Menulis?

Posted by hafidzi pada 2 April 2008

Sulit Menulis? Pengen Cepat Selesai?

Dapatkan solusinya disini

Memang hal yang paling sering dialami bagi seorang pemula, adalah sulitnya memulai tulisan. Apakah dari huruf A atau B atau C? semua hanyalah khayalan, disini saya mencoba menulis beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita bingung mau menulis dari mana dan apa?

Berdasarkan dari hasil eksperimen saya terhadap diri sendiri, oleh karenanya lah saya mencoba untuk berbagi bagi yang memerlukan.

Sebelum masuk kedalam kertas kerja dan keybord, alangkah baiknya kita -menentukan tema yang bakal kita tulis

-Membuat kerangka karangan
-Hal yang bisa diambil si pembaca apa?
-Persoalan yang diangkat dalam tulisan
-Solusi dan harapan si penulis atau langsung ke kesimpulan

Pernyataan di atas hanyalah merupakan sebagian dari penilaian bobot tulisan yang baik, ada lagi yang bisa membuat keren tulisan bahkan bisa menarik perhatian si pembaca antara lain:

1. Tulisan kita bermisi
2. Menyuarakan tentang sesuatu (kebenaran) yang sedang terjadi3. Bisa menyihir sebagai pemberi semangat
4. Mampu untuk mengajak pembaca berpikir dan bertindak
5. Mengkomunikasikan pesan yang jelas

6. Selain itu juga bisa mengekspresikan pendapat/pemikiran mengenai suatu hal yang dapat merespon bahkan meberikan reaksi bagi pembaca..

Mungkin sebagai penambah semangat bagi kita, bisa ditambah satu lagi nih, =laku dijual dan laris=

Itulah salah satu cara agar semangat kita untuk menyelesaikan tulisan dapat berjalan dengan cepat tentunya dilalui juga dengan keikhlasan.

Seni Menulis Cepat

Menjadi penulis untuk sebuah buletin, jurnal, majalah mingguan atau bulanan, biasa kita diharuskan mampu menyelesaikan tulisan yang bakal kita sajikan tepat waktu, walau tidak seberat wartawan sebuah harian atau penulis profesional. Hei, ngga perlu lah menunggu good-mood. Apalagi sampai menanti datangnya inspirasi, saya jamin ngga bakal selesai deh tuh tulisan.
Akan tetapi hal yang diwajibkan sebelumnya adalah:
1. Berpikir
2. Bertindak cepat
3. Tepat (akurat).
Sebab akan sangat tidak bermanfaat apabila bertindak cepat tetapi tidak tepat (salah/tidak akurat).Kelamaan berpikir juga membuat loadingnya bisa bertambah berat, bisa2 tulisan itu ngga bakal kesentuh oleh pena kita.

Karena apa, kesalahan dalam menulis untuk media-cetak (majalah, koran atau tabloid) akan menimbulkan kerugian antara lain:

(1) Memberi informasi yang salah kepada pembaca;
(2) Menurunkan bobot majalah dan
(3) Bila fatal akan mengakibatkan polemik (mengundang pro dan kontra).

Ketiga faktor ini biasanya membuat manajemen resah, karena akan merugikan kinerja perusahaan bahkan yang lebih parah lagi, kita bisa dituntut karena penyebaran fitnah, nah lo. Mau? ngga kan? makanya sebelum kita serahkan softcopynya, sebaiknya liat kembali kerangka tulisan yang diawal tadi kita tulis. Insya Allah kesalahan informasi ngga akan terjadi.

Oleh karena itu, agar bisa menulis secara cepat dan tepat, diperlukan strategi proses menulis yang sistematis dan dinamis. Strategi ini bisa ditempuh melalui:

1.Merumuskan dahulu (dengan masak-masak) materi tulisan yang akan ditulis/digarap, sesuai dengan hasil rapat redaksi (tentunya menarik untuk pembaca dan punya selling point tinggi)
2.Mendata point-point materi yang akan ditulis melalui: membaca literature, survei/riset lapangan, mencari narasumber (wawancara) dan eksperimen (bila diperlukan)
3.Penjabaran point-point yang penting
4.Menganalisis materi yang akan ditulis
5.Menulis, termasuk mengedit disesuaikan dengan jatah kolom/halaman yang akan memuat tulisan yang digarap

Proses Menulis Cepat

Materi yang bisa ditulis cepat pada umumnya berupa reportase dan artikel yang sifatnya informasi (bukan esei). Maka dari itu, artikel yang ditulis:

1.Benar-benar informatif membawa pesan jelas (komplit).
2.Sebagai daya tarik tulisan itu haruslah mampu menyuarakan/menyampaikan sesuatu yang diperlukan pembaca.
3.Cara atau gaya penyampaiannya bersifat provokasi (dalam arti positif).
4.Media untuk menyampaikannya adalah bahasa yang sesuai dengan misi majalah dan sasaran pembacanya. Majalah “Trubus
پE adalah majalah spesifik walau tidak terlalu segmented. Tentunya, bahasa yang dipergunakan tidak sama dengan bahasa untuk majalah berita (politik). Demikian pula jargon-jargonnya.

Seseorang mampu menulis dengan cepat dan tepat apabila yang bersangkutan menguasai tiga hal yaitu:
1.Memahami materi yang akan ditulisnya
2.Menguasai bahasa yang dipergunakan untuk menuliskan materi
3.Disiplin (mentaati dead-line).
Tanpa ketiga hal tersebut di atas, menulis cepat dan tepat akan sulit diwujudkan.

Mereka yang tidak sanggup akan merasa stress atau bekerja dalam tekanan. Akibatnya, kepala jadi pusing, perut mual dan kadang jadi pemarah dan ini akan menganggu rekan-rekannya produktif. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, setiap orang yang ingin bisa menulis cepat hendaknya melakukan aktivitas yang sifatnya membantu kelancaran menulis yaitu dengan:

1.Banyak pembaca literature yang ada kaitannya dengan materi-materi yang akan ditulis
2.Terus menerus memperkaya kosa-kosa dari sumber berbagai bacaan dan rajin membaca kamus, khususnya kamus spesial yang ada kaitannya dengan misi majalah yang digarapnya. Misalnya, untuk menulis di Majalah “Trubus
پEperlu banyak membaca Kamus Biologi, Pertanian dan sejenisnya (maaf saya tidak begitu paham). Juga, menguasai istilah asing untuk nama-nama flora dan fauna.
3.Tidak suka menunda pekerjaan. Sebab, mereka yang suka menunda pekerjaan biasanya menjadi ‘malas
پEmenulis.
4.Taati deadline dengan cara bekerja tepat waktu dan mengurangi banyak bicara dengan rekan-rekan sekitar
5.Banyak praktik menulis untuk mengasah daya pikir dan ketrampilan proses menulis.
6.Temukan jam produktif menulis bagi diri masing-masing.
7.Melakukan kegiatan menulis dengan semboyan writing for fun bukan menganggap writing is burden.

Menulis dalam Kepala

Proses ini disebut mapping-mind. ‘Menulis dalam kepala menurut pengalaman yang dilakukan Naning Pranoto cara ini sangat cocok diterapkan oleh mereka yang dituntut pengen menulis cepat. Hal ini ditegaskan oleh pengalaman Gary Provost yang menulis buku laris berjudul 100 Ways To Improve Your Writing.

Gary Provost mantan wartawan harian terkemuka di AS, kemudian menjadi wartawan lepas karena berambisi menulis buku (yang memerlukan waktu banyak untuk memcari bahan dan menulis) tentang pengalamannya sebagai wartawan. Ia menegaskan, hanya orang-orang yang bisa menulis cepat dan tepat yang bisa menjadi wartawan dan penulis yang baik dan produktif. Salah satu resepnya untuk menjadi penulis cepat dan tepat adalah melakukan MDK. Ini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di perjalanan sambil mengemudi mobil. Asalkan, dilakukan dengan tanpa tekanan, tanpa beban, sehingga menyenangkan (termasuk tidak menganggu konsentrasi mengemudi mobil).

Menulis dalam kepala bisa dilakukan dengan lancar apabila yang menjalankannya dengan senang, rileks dan menganggap itu suatu kebutuhan hidup. Maka dari itu, meskipun tidak sedang di depan mesin tulis, maka berlaku/bertindak seperti sedang di depan mesin tulis. Yang dilakukan antara lain:
1.Membuat/menentukan judul
2.Menentukan plot tulisan
3.Menganalisa hal-hal yang perlu ditonjolkan dalam tulisan
4.Membuat kesimpulan
5.Memikirkan strukur

6.Mereka-reka gaya bahasa
7.Memikirkan panjang tulisan

Persis seperti kerangka tulisan, cuman bedanya hanya kita dituntut menggunakan kekuatan otak untuk membuat bagan karangan.

Ketujuh unsur ini bila digarap matang, maka begitu berada di depan mesin tulis langsung bisa on (menulis). Kalo pun sulit, Cobalah untuk nikmati suatu pemandangan atau duduk-duduk sambil makan, tapi pikiran jangan sampai kosong (melamun) karena ini malah akan membuat hilang semangat anda untuk memulai tulisan yang telah didapat. Hmm…mungkin tempat-tempat tersebut bisa memberikan inspiratif terhadap tulisan kita.

Menghadapi Blocking

Kegiatan menulis adalah aktivitas yang terdiri lima rangkaian yaitu:
1.Menggunakan pikiran (konsentrasi tinggi)
2.Mengimplementasikan pengetahuan
3.Suasana hati indah (good feelings/in the good mood)
4.Kondisi tubuh yang fit
5.Tempat kerja yang nyaman

Bila kelima unsur tersebut terpenuhi, proses menulis biasanya berjalan lancar. Sayangnya, keadaan tersebut tidak selalu bisa demikian ideal. Banyak hal yang membuat kelima unsur itu tidak bisa menyertai pada waktu kita menulis. Akibatnya, terjadi blocking yang mengakibatkan proses menulis kita tiba-tiba mandeg. Sehingga sangat sulit untuk memulai, menyambung, atau menyelesaikan tulisan.

Bagaimana pun, terjadinya blocking ini sifatnya alami (tidak bisa dibuat-buat). Karena sifatnya alami, maka bagi yang sedang mengalami blocking hendaknya jangan putus asa apalagi sampai menyalahkan jiwa, lebih parah lagi kita jiwa pemarah kita bakal keluar hingga orang yang tidak tahu apa-apa, malah ikut terlibat, hanya untuk melampiaskan block yg terjadi didiri kita. Yang perlu dilakukan adalah mencari jalan keluar untuk membebaskan diri dari jeratan kemampetan tersebut, antara lain:

1.Lupakan atau singkirkan hal-hal yang membuat Anda merasa mampet (membuat pikiran terganggu).
2.Tarik nafas sebentar, sambil jalan-jalan melemaskan otot atau ngobrol sejenak dengan teman. Atau, mungkin minum secangkir kopi?
3.Bila ruangan/tempat kerja penyebab mampet, pindahkan mesin tulis Anda ke ruangan yang lebih baik/mendukung proses menulis
4.Bila penyebabnya kekurangan bahan, cepat-cepat membaca (mencari pelengkapnya)
5.Bila penyebabnya tubuh kurang sehat, ini yang sulit diatasi. Oleh karena itu bila Anda telah memutuskan menjadi penulis/wartawan tetap hendaknya pandai-pandai menjaga kesehatan.
6.Bila penyebabnya merasa ‘tidak in the mood
atau sedang bad mood hal itu harus diusir jauh-jauh karena Anda dituntut untuk senantisa in the good mood. Anda bekerja mengejar argo deadline. Bila Anda tidak mampu mengejar maka akan ketinggalan, berarti gagal. Dampaknya, diberhentikan.
8.Memacu diri agar tetap menulis

Agar Tetap In The Mood

Agar tetap in the mood sebagai penulis cepat, maka perlu memposisikan diri sebagai penulis yang produktif. Maksudnya, penulis yang mampu menulis sesuai dengan tugas yang diberikan. Kuncinya, harus senantiasa memposisikan diri di track penulis cepat dengan bekal:

1.Terus mengembangkan dan memperluas wawasan pengetahuan yang diperlukan untuk menulis cepat. Cara yang paling baik adalah membaca buku-buku yang ada kaitannya dengan materi tersebut.
2.Banyak bergaul (mingle) dengan para pakar dan praktisi

3.Meningkatkan kemampuan menulis (berikut editing) melalui praktik k menulis dan membaca tulisan penulis senior yang Anda anggap baik (idola)
4.Meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa (multi bahasa) untuk memperkuat gaya penulisan
5.Mau menerima kritik, saran dan pelatihan-pelatihan penulisan (writing-workshop)
6. Menjaga kesehatan secara optimal agar tahan menulis berjam-jam atau menulis dalam kondisi tekanan (dikejar dealine).
7.Jangan ada kata jemu-jemu and jemu

Selamat menulis langsung saja letakan kalimat yang terpintas saat anda membuka Ms. word. Hindari meng-edit tulisan disela-sela menulis, lakukanlah diakhir, biar tujuan dari tulisan anda bisa terlaksana.

Nah bagaimana? sudah berani untuk mencoba? walaupun kita tidak pandai dalam menulis, pas2 an atau apalah….Buang jauh jauh anggapan itu, sebab “bakat itu akan didapat dengan cara belajar, mencoba dan terus menerus”,

Percaya kah?

Silahkan dipraktekkan, saya jamin hanya dalam 2 jam, kita sebagai pemula udah bisa merampungkan tulisan sebanyak 11 ribu karakter, dengan bayaran 500 ribu atau sebuah pahala dari Tuhan.

Coba dan rasakan indahnya menulis itu….

Semoga bermanfaat…thanks jg buat Pak Naning Pranoto^,^

 

8 Tanggapan to “Sulit Menulis?”

  1. eswee said

    Insyallah bermanfaat akhi,
    kalo saya masih pemula..masih sebiji..sebiji nah menulisnya.
    btw, blognya..subhanallah..keren abis..tulisannya bikin betah bacanya..
    kalo gak ingat sama janji dengan murid saya gak berenti baca nih.
    Sukron jazakumullah ya.

  2. Rifqui said

    boleh2….dijual dijual…..

  3. Suhadinet said

    Tulisan pian ok. Bamanfaat gasan ulun nang handak balajar manulis nih. Tarimakasihlah Dangsanak Hafidzi

  4. Meekaela said

    Saya malu… Tulisan saya di blog kek nya ngga pernah bermisi… Ngawur ajah pokoknya.
    -Mee-

  5. hamsin said

    informasi menarik, tulisan saya masih tahap belajar slam

  6. PARLINDUNGAN said

    KALAU AADA TIPS LAIN YANG NAMBAH ILMU KITA SEBAGAI PENULIS PEMULA DI KIRIM KE EMAIL SAYA, YA

  7. hafidzi said

    Insya Allah hal2 yg anda inginkan akan terwujud disaat anda bisa mengalami sebuah kejadian ketika menulis dan mencari solusinya. ato bisa melihat orang yg disekitar🙂

  8. zulhaiban said

    assalamualaikum…
    terimakasih atas ilmu yang bermanfaat yang telah anda berikan kepada saya.
    1. pertama2 saya ingin menyanyakan kepada anda, bagaimana tulisan yang baik dan apa saja yang harus dipersiapkan dalam menulis.
    2. saya tertarik untuk menjadi seorang penulis dan bercita2 menjadi penulis, tapi ketika ingin menulis, kata2 yang ada sebelumnya dikepala saya hilang ketika berhadapan dengan secarik kertas dan monitor computer, dan alhasil saya harus berdiam diri atau mengutip kata2 dari penulis lainnya untuk dapat membangun sebuah tulisan dengan kata lain ilmu cakologi (cakar sini cakar sana) menjadi skill dan ke ahlian saya.
    3. saya banyak membaca, tetapi ketika selesai membaca, saya tidak dapat menyimpulkan bacaan yang saya baca. padahal dalam membaca saya sudah coba untuk konsentrasi penuh, tapi hal yang saya dapat kan itu tidak maksimal. apa karena IQ yang saya miliki rendah?? atau ada penyebab lainnya, dan saya mohon solusinya.

    terimakasih kepada saudara ku yang telah memberikan ilmu dan kebaikkannya kepada semua yang membaca blog anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: