Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Nikah lewat Chatting? Boleh ngga ya???

Posted by hafidzi pada 22 September 2007

          Kenapa bisa masalah nikah ya? yang nulis aja belum….hehhehe 😀 Anyway, karena ini adalah sebuah hukum islam yang perlu bagi kita untuk mengatahuinya, maka wajiblah bagi kita mempelajarinya. Berikut intisari dari tanya jawab salah seorang syaikh Al Azhar ketika membahas permasalahan Fiqh Kontenporer di mesjid Al Azhar Cairo, akad nikah melalui chatting YM (yahoo messenger).

         Nikah lewat dunia maya memang permasalahan yang baru dan kontenporer, memang di zaman Rasulullah tidak pernah terjadi, jangankan internet, telepon seluler aja belum ada.😀
Nah, gimana kalo ada yang pengen menikah tapi hanya bisa dilakukan melalui media internet?           Mungkin karena beda jarak, sang mempelai akan terlambat datang keruang pernikahan atau yang lainnya sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk menghadiri acara walimahan tersebut? so apakah akan ada kesulitan? atau apakah islam tidak toleran terhadap permasalah begini?

Ya…Seprerti yang kita ketahui bersama, agama islam adalah agama yang selalu relevan disegala masa, dan selalu  memberikan solusinya. Secara ilmu teknologi, agama islam memang tidak mengingkari terhadap perkembangan zaman sekarang, asalkan digunakan dalam hal2 yang positif, tapi jika itu memiliki dampak negatif ketika menggunakannya, maka jelaslah penggunaan teknologi itu dilarang dan diharamkan.

          Terus apakah itu bid’ah karena Rasulullah tidak mengalaminya? Jawabannya adalah tidak, apakah semua bid’ah itu sesat? Tidak juga, ups….karena ini permasalah bid’ah maka saya tidak akan membahasnya disini mungkin dilain waktu.:)

Kembali kepermasalahan tadi, dalam hukum fiqh, akad nikah baru akan sah jika semua rukun dan syaratnya lengkap;

1. Ada akad (ijab-kabul) nikah

2. Adanya wali dari calon istri
3. Dihadiri oleh dua saksi yang tidak fasik.
4. Dua orang calon mempelai
         

        Jikalau akad nikah itu menggunakan chatting (internet), disyaratkan dalam ushul fiqh itu bahwa adanya kejelasan dalam akad nikah, berarti apabila semua peralatan yang membantu untuk meyakinkan akad nikah itu, mungkin hal ini bisa dilihat melalui video live serta voicenya, sehingga dapat  meyakinkan akan  kehadiran wali istri, kedua sang mempelai, dua saksi,saling melihat dan mendengar, begitupula sang suami  harus benar2 yakin bahwa yang melakukan akad itu wali dari calon istri ; dan sudah mencapai kesepakatan bersama mempelai dan orang tua (wali)

          Ketika semua peralatan itu sudah dapat memberikan sebuah kejelasan dan keyakinan, bahwa semua rukun dan syarat nikah sudah lengkap, maka pernikahan melalui chatting atau media yang lainnya dapat dilaksanakan. Akan tetapi jika alat penglihat dan pendengar belum terpenuhi, maka akad nikah tidak boleh dilaksanakan. Karena akan menimbulkan keraguan antara dua pihak dan sang suami tidak bisa melakukan akad nikah melalui tulisan saja.

وقال المفتي الشيخ علي جمعة إنه “يجوز شرعا التوسط في مسائل الزواج بين الناس من خلال ما يسمى بإعلانات وكالات الزواج أو من خلال بعض المراكز، وذلك بإعطاء المعلومات عن كل طرف للآخر بدون غش أو تدليس وبعلم ولي الزوجة الشرعي بكل هذه الخطوات عند إتمام عقد الزواج من مراحله الأولى وحتى إتمام إنجازه”.

وحرم الشيخ جمعة عمل الشركات التي تعمل لأغراض تجارية أو التي تساعد على لقاء الفتيات والشبان دون علم الأهل.

وقد نشر المفتي هذه الفتوى ردا على سؤال حول مدى مشروعية إعلانات وكالات الزواج. يذكر أن وكالات ترتيب الزواج انتشرت في مصر ويتخصص بعضها في ترتيب زواج المغتربين.

Wallahu a3lam, semoga bermanfaat, bisa didiskusikan ^.^🙂

16 Tanggapan to “Nikah lewat Chatting? Boleh ngga ya???”

  1. Aisya said

    thanks….baru tau tuh🙂 eh kalo para keluarga nya ngga setuju gimana? trus dia (cew) malah lari sehingga cari seorang wali hakim. Kalo permasalahannya seperti tadi trus ditambah dengan ini, apakah akad nikah masih bisa dilaksanakan?🙂

  2. abeeayang said

    pertamaxxxx

  3. abeeayang said

    sekalian ajah nikah lewat teleconference
    muacem2………😦

  4. azharku said

    hhhehe…..

  5. isna said

    tulisan yang bagus dan manfaat

  6. bank_al said

    kalau para saksi-nya yakin, walaupun chatting lewat text mode semestinya boleh dong ya?
    Khan syarat2nya sudah terpenuhi ?

  7. hafidzi said

    keyakinannya masih kurang tuh….selain didengar mata juga harus yakin dengan cara dilihat, siapa tau ada yang coba bermain curang (hehe memangnya main bola) yang jelas dua panca indra ini harus saling membantu…..

  8. am2r said

    Pak, kalau ada nikah lewat Seluler HP3G gimana?
    Tolong donk yang bisa jelasin..untuk memberi penjelasan.

    disini http://am2r.wordpress.com/2008/02/11/nikah-lewat-hp-3g/

  9. Amir Khan said

    Pak.. maaf nih saya masih ada yang ingin di pertanyakan lagi, bagaimana kalau seandainya kita tidak punya pulsa padahal di saat itu genting banget sebab bertepatan dengan acara kawin dan penghulu sudah datang nah lantas kita berinisiatif mengirim pesan melalui Free SMS internet semisal 3jam, yellowpages, atau yang masyhur sekarang adalah Khimar Qatameah Free SMS.com bisa bapak Hafizi Rahimahullah menjelaskan berikut dalilnya syarhan wa tafsilan ma’a qaulu rajih min fuqahi ulama, wa munaqasah fi hazihi mas’alah. ALLAHU AKBAR…!!!

  10. hafidzi said

    klo pake SMS, saya lebih condong bahwa hukum akad nikahnya tidak boleh dilakukan, karena ada kemungkinan hal pemalsuan atau penipuan.
    klo pun mau, semua harus jelas. jangan sekedar Mau tapi tidak ada kemampuan…^,^

  11. abu ahmadani said

    1. Saya nak tanya paragraf keenam dan tujuh (bermula dari “jikalau”)yang tuan sebutkan bersumber dari mana? adakah ianya pedapat sendiri atau ada landasannya, dimana “majlis aqad” jika nikah dilakukan via net?

    2. Petikan yang diambil dari syeikh ali jum’ah adalah berbeza dengan yang disebutkan di atas. syekh mufti cerita pasal peranan biro jodoh, bukan tentang kawin via phone atau ‘net!

    syukran.
    Abu ahmadani

  12. sal said

    Selagi kedua belah pihak sudah pernah bertemu dan pertemuannya tidak hanya melalui chating saja, saya fikir tidak masalah. Kalau memang semua prosedur agama dan negara sudah dipenuhi. Tapi nikah seperti ini hanya di jadikan alternatif atau pilihan terakhir saja. Artinya benar- benar dalam kondisi darurat.

  13. Dini Amalia said

    Salam kenal.
    Maaf kalo agak keluar dari topik bahasan.
    Teman saya (perempuan) baru kenalan dgn seorang laki2 lewat chatting (sebut aja si X). Katanya dia kuliah Fiqih di Al Azhar Cairo, tp dia cuma kuliah 2 thn.
    Yg mau saya tanyakan, apa benar kuliah Fiqih di Al Azhar Cairo bisa lulus cuma dalam waktu 2 tahun?
    Saya takutnya teman ditipu, soalnya si X itu baru kenalan lewat chatting tapi katanya udah mau melamar temanku.
    Sekarang si X udah di Jakarta. Waktu ditanya ijasah Al Azharnya, dia bilang belum diambil. Katanya belum jadi, makanya dia pulang dulu, nanti mau balik lagi ke Cairo utk ngambil ijasah.
    Mungkin gak ya si X ini jujur?
    Makasih sebelumnya.

    Assalamu’alaikum Wr.wb
    Alhamdulillah dan syukur selalu ucapkan …

    Terimakasih sebelumnya atas kunjungan anda di blog saya.
    Insya Allah apa yang bisa saya bantu bakal saya bantu,
    mengenai pertanyaan anda :
    Jenjang Kuliah di Al Azhar itu menempuh masa 4 tahun, setiap fakultas ; apa aja semuanya sama.
    di Al Azhar sepuluh kali lipat sulitnya dibandingkan dengan UI, maka nya jangan harap datang ke al azhar tapi tidak ada semngat juang yang tinggi.
    sperti di indo, disni jg ada yang namanya DO (dropOut) mahasiswa/i yang tidak naik dalam 3 thun akan di DO dan tdk diizinkan lagi ke Al Azhar.
    kalau dalam 2 tahun (berarti dia masih punya kesempatan satu tahun) klo gagal jg berarti bakal an di DO….
    dsini tidak ada istilah mengulang mata kuliah yang gagal, klo gagal dalam 3 mata kuliah dia harus ngulang tahun depan, gitulah proses terberat kuliah di Al Azhar.
    tu secara ringkas mengenai kul disni
    intinya. tidak ada yang lulus dengan mudah di al Azhar ini, pa lagi hanya dalam dua tahun, mustahil sekali, klo pun dia s2, dsini s2 nya malah lebih berat lagi bahkan lebiiih…..menempuh jenjang pendidikan 4 tahun juga.bedanya klo ada satu mata kuliah yang ngga lulus, dia harus mengulang kuliahnya dengan mengulang mata kuliah semuanya. berat kan??
    klo si X mo pulang ke Kairo, itu memang tuk ngambil ijazah (ijazah waktu dia mendaftar di al Azhar) yaa istilah disni sahbul auraq (ngambil berkas2 SMU/ALIYAH indo).

    sebenernya kejujuran itu lebih indah jika kita mau berkaca dihadapan Allah….
    terimakasih,

  14. Dini Amalia said

    Assalamu’alaikum Wr.wb

    Alhamdulillah, makasih ya mas udah mau meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan saya, soalnya saya khawatir sekali dengan teman saya itu. Saya selalu merasa kalau si X itu adalah orang yang gak jujur, kata2nya banyak yang gak masuk akal menurut saya. Karena itu, jawaban mas sangat berarti sekali buat saya dan teman saya. Sekali lagi, terima kasih ya…!

    Oya, mas orang Banjarbaru ya?
    Walaupun saya skrg tinggal di Jkt, tapi aslinya saya orang Banjarmasin lho…!
    Tapi skrg udah jarang bgt pulang ke Banjar, apalagi saya dan suami sama2 kerja di Jkt.

    Jadi…salam kenal lagi dan terima kasih ya..!


    Wa’laikumsalam
    sama, semoga bermanfaat….
    iya saya dari Banjarbaru…
    oo jadi sekarang dah menetap di jakarta yaa…alhamdulillah lah berada di ibukota, enak g Mbak>>>?
    klo dah lama g ke banjarmasin berarti suami nya dari jakarta ya? jadi nya ikut suami:D
    sukses ya mbak….
    mohon doa jg tahun depan dah selesai dan pulang ke banjar.

    Iya salam kenal juga…..semoga silaturahmi ini terus berlanjut

  15. legolas77 said

    hah kada nyaman nikah lewat internet tu….. kada kawa langsung bajapaiaannn hhehehehehhe

  16. Paige said

    I’m not that much of a online reader to be
    honest but your blogs really nice,keep it up! I’ll go ahead and
    bookmark your site to come back later. Many thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: