Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Ketika Sumpah Pemuda …. dipertanyakan

Posted by hafidzi pada 29 Oktober 2006

Hari ini tepatnya tanggal 28 Oktober 2006, adalah hari perayaan sumpah pemuda, mungkin jarang orang mengingatnya dikarenakan ini bukan masalah yang ritual.

Satu yang sangat bagus kita lihat bersama untuk sumpah pemuda ini adalah:

“Kami putra putri indonesia berbahasa satu bahasa indonesia”

“Kami putra putri indonesia berbangsa satu bangsa indonesia”

“Kami putra putri indonesia bertanah air satu tanah air indonesia”

Sedikit petikan tentang janji sumpah pemuda pada waktu itu; mungkin ada sebagian orang yang sudah lupa akan janji ini, begitu juga pancasila lima, ada saja yang masih melupakannya.

Walaupun sekarang kenyataannya, bahasa tercinta sudah mulai melepaskan dirinya untuk bercampur baur dengan bahasa asing (inggris, arab, atau melayu) bahkan sampai terlupakan oleh sebagian orang dengan bahasa gaul dan daerah, maka tidak jarang kita dapati ketika orang penting berbicara ada selingan bahasa ingris atau yang lainnya.

Padahal bahasa indonesia itu lah yang menjadi perekat dari 26 provinsi, betapa tidak, seandainya suku banjar ingin ke aceh, bahasa yang digunakan adalah bahasa indonesia, tidak mungkin dengan bahasa daerah masing-masing, itu yang patut kita syukuri.

Bahasa Indonesia dari masa ke masa terus berkembang. Dari muatan kosa kata yang berasal dari bahasa daerah misalnya atau juga berasal bahasa asing (Arab, Belanda) pada sesuatu yang tidak dikenal dikosa kata bahasa Indonesia.

Ada beberapa kosa kata yang penulis masukkan dalam serapan kali ini, mudah-mudahan kita bisa lebih mencintai bahasa kita sendiri, bahasa Indonesia.
Berikut adalah sebagian padanan kata dalam bahasa Indonesia untuk kata-kata asing yang diambil dari pusat pembinaan dan pengembahangan bahasa, mungkin sudah telanjur dikenal penggunaannya sehari-hari pada percakapan atau tulisan:
Akselerasi – acceleration: Percepatan
Asimilasi-Assimilation : Pembauran
Audio visual : Pandang dengar
Babysitter : Pramusiwi, pramubalita.
Buffet : Prasmanan
Briefing : Taklimat
Coffeebreak : Rehat kopi
Konsisten – consistent : Taat asas
Container : Peti kemas
Catering : Jasa boga
Komitmen-commitment: Keikatan
Konsepsi -conception : Rancangan
Cultural Gap : Senjang Budaya
Cultural Shock : Gegar Budaya
Cross reference : Rujuk silang

Degradasi-degradation : Kemunduran
————————————-
l.meilany
281006

[Non-text portions of this message have been removed]

\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d\u003d
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
“,1] ); //–>Distorsi-distortion : Pemiuhan
Display : Peragaan
Demonstrasi-demonstration : Unjuk rasa
Dedikasi-dedication : Pengabdian
Eksplisit-explicit : Gamblang
Eskalasi-escalation : Peningkatan
Face to face : Bersemuka
Fermentasi-fermentation : Peragian
Fly over : Jembatan Layang
Fly Pass : Jalan Layang
Frekuensi-frequency : Kekerapan
Fusi-fusion : Peleburan
Fumigasi-fumigation: Pengasapan
General Rehearsal : Gladi Resik

Infiltrasi-infiltration : Perembesan, peresapan
Interpretasi-interpretation : Tafsiran
Joint venture : Patungan
Junk food : Makanan yang tidak bergizi
Keynote address : Pidato utama
Landscape : Panorama, bentang alam
Layout: Perwajahan, tata letak
Manifestasi-manifestation : Pengejawantahan
Menopause : Mati haid
Narasi-narration : Penceritaan
Native Speaker : Penutur asli
Overhead projector : Pewayang pandang
Over acting : Laku lajak
Fenomena- phenomena : Gejala
Post Power Syndrome : Sindrom Purna Kuasa
Kuota-quota : Jatah
Rehabilitasi-rehabilitation : Pemulihan
Resesi-recession: Kelesuan
Spanduk-spandoek : kain rentang
Standarisasi-standardization : Pembakuan
Supervisor : Penyelia
Supplier : Pemasok
Studi-study : Kajian, telaah

Toleransi-tolerance : tenggang rasa
Trial and error : Coba dan ralat
Urgen-urgent : Wigati
Upgrading course : Penataran
Vocabulary : Kosa kata
Voting : Pemungutan suara
Workshop : Lokakarya, sanggar kerja
Working paper : Makalah

Satu Tanggapan to “Ketika Sumpah Pemuda …. dipertanyakan”

  1. Kok propinsi nya cuma 26?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: