Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Najah or Rasib? So what gitu loh

Posted by hafidzi pada 11 September 2006

Tidak terasa sudah setahun berlalu, tidak terasa pula sekarang kita sudah dalam masa liburan. Sudah dua termin kita ikut ujian, dan sekarang adalah waktunya untuk berharap dan berdoa supaya hasil ujian kita tidak rasib. Mungkin tidak begitu penting bagi sebagian orang yang tidak terlalu memperhatikan hasil ujian, tapi bagi sebagian yang lain hasil ujian adalah hal penting karena hasil ujian adalah sebuah pembuktian kesungguhannya dalam menuntut di negeri Mesir ini. Sekarang bukan saat bagi kita untuk mempermasalahkan tujuan kita ke mesir, bukankah tiap orang mempunyai tujuan sendiri-sendiri yang tidak bersangkut paut dengan yang lainnya.

Tapi menjadi sebuah hal yang krusial apabila sebagian besar dari dangsanak kita malah menjadi langganan rasib di negeri ini. Bukankah kita juga ingin agar kita barataan cepat selesai dari studi kita disini, dan biaya yang di keluarkan oleh orang tua kitapun tidak sedikit untuk membiayai hidup kita disini. Sehingga alangkah bijaknya apabila kita membalas jerih payah yang sudah dikeluarkan oleh orang tua kita dengan studi yang lancar di sini.

Kali ini marilah kita lihat lagi tujuan (baca niat) kita kesini. Tujuan adalah hal yang terpenting, karena dari tujuanlah akan lahir aksi-aksi dan kegiatan-kegiatan yang menyertainya. Dan bukankah rasul juga mengatakan “bahwasanya tiap-tiap amal tergantung dari niatnya” (mohon maaf apabila tidak ada rawinya)

Sekarang marilah kita lihat betapa pentingnya tujuan :

1. Tujuan menentukan langkah yang akan kita ambil

Dari sini kita akan lebih mudah untuk mengambil keputusan. sebagai contoh; apabila kita mempunyai tujuan menuntut ilmu disini, maka kita juga akan selalu mengikuti kegiatan-kegiatan yang menambah wawasan keilmuan kita. Begitu juga apabila tujuan kita kesini untuk belajar komputer, maka kita akan selalu memperhatikan perkembangan komputer dan berusaha untuk selalu mengetahui dan belajar tentang komputer

2. Tujuan memudahkan kita menentukan wasilah untuk mencapai tujuan tersebut

Yang kedua, apabila kita sudah mengetahui tujuan kita, kita akan mudah untuk menggunakan alat Bantu untuk mencapai tujuan tersebut. Contohnya; orang yang mempunyai tujuan pergi ke iskandariyah tentu akan naik mobil jurusan iskandariyah dan bukan jurusan ismailiyah. Begitu juga orang yang datang kesini untuk menuntut ilmu tentu akan menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang manmbah wawasan keilmuannya dan menjadikannya prioritas dari hal-hal yang lain.

3. dengan tujuan yang jelas kita akan mengetahui target-target mana yang akan kita capai

yang ketiga dari pentingnya tujuan adalah; dengan tujuan yang sudah jelas kita mengetahui hal-hal penting mana yang akan kita prioritaskan untuk dicapai, di dalam hal ini juga termasuk berapa lama perkiraan jangka waktu yang akan kita pergunakan untuk mencapai target tersebut. Sebagai contoh; apabila tujuan kita adalah memperdalami kajian dan ilmu yang berkaitan dengan syariah, maka kita akan lebih fokus untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut. Disamping itu dengan tujuan yang jelas kita akan bisa memperkirakan berapa lama jangka waktu yang akan kita pergunakan untuk menguasai ilmu-ilmu tersebut.

4. Tujuan yang jelas dan pasti akan memudahkan kita untuk mengikuti jejak-jejak pendahulu kita yang telah sukses dalam bidang tersebut.

Secara sederhana kita bisa mengatakan apabila tujuan kita sudah jelas maka kita akan lebih gampang dalam mengikuti dan mengambil hibrah dari senior-senior kita yang telah sukses (untuk kita jadikan contoh) dan sekaligus mengambil hibrah dari senior-senior kita yang gagal (untuk diambil pelajaran agar kita tidak gagal) dalam bidang yang akan kita kerjakan.

Setelah mengetahui secara pasti apa tujuan dan niat dari keberangkatan kita ke negeri Mesir ini, barulah kita melihat seberapa jauh kemampuan yang kita miliki. Keterampilan untuk bisa mengetahui batas kemampuan diri sendiri menjadi sangat penting dalam menentukan kesuksesan sebuah pekerjaan. Dan hal itu dapat di bagi dalam dua bagian IQ dan EQ.

Apabila orang sudah mampu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam dirinya maka dia sudah dalam posisi yang lebih baik untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaannya. tentulah mahasiswa yang mempunyai IQ yang di atas rata-rata akan lebih mudah dalam menghafal pelajaran daripada mahasiswa yang mempunyai IQ standar, maka waktu belajar yang diperlukan bagi yang mempunyai IQ standar tentulah lebih lama dari mahasiswa yang mempunyai IQ yang di atas rata-rata. Dalam hal ini, apabila si A sudah sadar bahwa dia hanya mempunyai IQ yang biasa-biasa saja, maka untuk mencapai derajaat najah dalam kuliahnya tentulah dia harus membuka dan membaca buku lebih lama dari si B yang mempunyai IQ yang di atas rata-rata. Bukankah sebuah sepeda akan menempuh jarak 10 km dalam waktu yang lebih lama dari yang diperlukan sebuah mobil untuk mencapai jarak yang sama (kira-kira otak kita masuk golongan sepeda apa mobil ya? hehehe).

Sedangkan dalam hal EQ, adalah kemampuan untuk mengatur (mengorganisasikan) emosi. Ada mahasiswa yang biasa belajar secara diam-diam tidak boleh ada gangguan dari siapapun, ada mahasiswa yang bisa belajar harus sambil mendengar musik, dan lain sebagainya. Kenalilah diri kita sendiri dan buatlah sebuah kondisi yang cocok bagi diri kita untuk mencapai tujuan. Jangan terpengaruh dengan lingkungan , jadilah diri sendiri dan berbuatlah sesuai dengan keperluan. Jangan pernah malu kalau kita harus memulai balajar maddah pada saat awal tahun ajaran karena kita tahu bahwa otak yang kita miliki bukanlah otak yang encer. Jangan pernah malu untuk hal-hal yang baik meskipun kita di olok-olok oleh teman-teman kita sebagai anak yang rajin, ingatlah bahwa kitalah yang menentukan kemana arah yang kita tuju dan kitalah yang menetukan rasib dan najah untuk diri kita sendiri.

Setelah mengetahui semua kelebihan dan kekurangan diri barulah kita beristiqamah dalam melaksanakan program hidup kita, tentukanlah mana jalan yang akan kita lalui, tentukanlah mana aktifitas yang sesuai dengan tujuan hidup kita, tentukanlah prioritas agenda-agenda yang akan kita ikuti. Setelah itu kerjakan secara berkesinambungan. Contoh yang sederhana; apabila kita mempunyai program menghafal al-quran 30 ayat/bulan, maka menghafal satu buah ayat dalam sehari lebih mudah apabila kita bandingkan dengan menghafal 30 ayat dalam satu hari kemudian yang 29 hari lagi kita asyik dengan download dan browsing. Meskipun hasil akhir yang kita tuju adalah sama, tetapi rumus 1×30 (1 ayat sehari dalam 30 hari) tetaplah lebih efisien dan mudah bagi otak kita yang pas-pasan daripada rumus 30×1 (30 ayat dalam satu hari)

Setelah itu marilah kita berdoa agar usaha kita tidak sia-sia dan mendapatkan kebaikan dari setiap amalan kita. Hanya kepada Allahlah kita bersandar, kita boleh merencanakan dan mengimpikan sesuatu tetapi Allahlah yang akan menentukan hasil akhir dari usaha yang kita lakukan.

Semoga semua yang kita perbuat menjadi tambahan amal kita semua.

Untuk dangsanak sabarataan, isilah liburan musim panas ini dengan doa agar natijah kita yang akan turun nanti bisa lebih baik dari yang sudah-sudah. Dan bagi dangsanak yang nantinya mendapat najah, bersyukurlah atas nikmat allah ini dan jangan sampai kita menjadi sombong dengan nikmat yang telah allah berikan kepada kita. Dan bagi yang harus mengulang tahun lagi (rasib) bersabarlah dan jadikan rasib kali ini sebagai pendorong untuk imtihan-imtihan yang akan datang. Evaluasi semua kegiatan yang telah kita lakukan selama satu tahun ini, pilah dan pilih mana yang harus di tinggalkan, di kurangi, dan di tambah. Rasib bukanlah akhir dari segalanya, bukankah rasib hanyalah sebuah kegagalan yang tertunda. Evaluasi cara belajar kita, lingkungan, dan teman-teman kita. Bukankah teman yang baik adalah teman yang bisa memberi manfaat bagi kita. Bukankah teman yang baik adalah teman yang bisa membuat kita lebih baik. Mualilah dengan merencakan program-program yang akan kita kerjakan dalam tahun mendatang, mulailah dari hal-hal kecil tetapi berkesinambungan, dan jangan lupa mulailah DARI SEKARANG

Oleh : Gusti Ellvian Noor Rahmat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: