Tentang KMKM

Logo KMKM
SEJARAH SINGKAT KELUARGA MAHASISWA KALIMANTAN MESIR (KMKM)
Kenyataan seperti ini mengilhami putra/i Kalimantan pendahulu kita, untuk bergandeng tangan, mengiramakan langkah demi cita-cita bersama. Rasa senasib di negeri orang, ditambah dengan pepatah orang-orang tua terdahulu “Bapapadahan, Bararakatan, wan Batutulungan di Banua Urang” yang artinya “saling menasehati, menjalin kebersamaan dan tolong menolong di negeri orang”, maka terbentuklah sebuah wadah yang diberi nama Keluarga Mahasiswa Kalimantan Mesir (KMKM).
LATAR BELAKANG MAHASISWA KALIMANTAN MESIR.
Pada pra berdirinya KMKM, orang Kalimantan sudah ada dilembah Nil ini. Jauh sebelum proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tercatat seorang mahasiswa al-Azhar asal Kalimantan bernama Abdul Rasyid. Setelah sekian tahun menimba ilmu di al-Azhar, tepatnya sejak pertama kali beliau menginjakkan kaki di Mesir pada tahun 1908 sampai tahun 1919, beliau pulang ke tanah air, guna mengabdikan ilmu yang beliau dapat di Mesir. Pada tahun 1922, beliau mendirikan perguruan Islam dengan sistem salaf (klasik) di Amuntai, Kalimantan Selatan, yang diberi nama Arabic School. Kemudian berubah namanya menjadi perguruan Normal Islam Rasyidiyah Khalidiyah.
Selain K.H. Abdul Rasyid, tercatat pula seorang tokoh yang bernama K. H. M Basyuni Imran. Setelah menyelesaikan belajar di Mesir dan Makkah, beliau mendirikan Perguruan Islam as Sulthaniyah di Sambas, Kalimantan Barat. Setelah dua ulama di atas, berdatanganlah putra-putri Kalimantan ke bumi Anbiya ini, diantaranya: Bapak H. Abdullah Bukhari, H. Abdurrahman Ismail, H. Mastur Jahri, H. M. As’ad, H. Abdullah Ali, H. Abdul Murad dan lain-lain. Mereka semua menjadi ulama dan memegang peranan penting selama berada di Indonesia.
SEJARAH SINGKAT KMKM.
Dalam sejarah KMKM disebutkan, antara tahun 1955-1958, jumlah pelajar Kalimantan yang berada di Kairo hanya 16 orang. Diantaranya: H. Hanafiah Kurdi, Lc., Drs. Aswadi Syukur, Lc., H. Mukeri Gawith, MA., K.H. Hamdan Khalid, Lc., H. Thalib Saman dan lain-lain. Berbagai kesulitan yang dihadapi di negeri asing yang jauh dari sanak keluarga, telah menggugah mereka untuk bersama-sama menanggulangi dan mengatasi permasalahan secara kolektif. Didorong oleh rasa tanggung jawab terhadap msyarakat, maka mereka merasa perlu membentuk wadah untuk berkumpul. Tepat pada tanggal 14 Februari 1958, atas anjuran dari Bapak H. Abdullah Bukhari (pejabat KBRI waktu itu), maka berdirilah sebuah perkumpulan yang mereka beri nama “Keluarga Mahasiswa Kalimantan Mesir (KMKM)”.
Sebagaimana lazimnya sebuah organisasi, agar bisa berjalan dan terealisir dengan baik, sesuai dengan tujuan semula didirikannya, maka dirumuskan rancangan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KMKM oleh satu tim khusus. Kemudian disahkan pada rapat anggota tanggal 10 Pebruari 1959. Selama 45 tahun,sejak lahir sampai sekarang, AD/ART KMKM sudah lima kali mengalami peninjauan dan penyempurnaan. Pertama, pada Rapat Anggota 3 April 1975, kedua, pada Rapat Anggota tanggal 22 Januari 1994, ketiga pada Rapat Anggota tanggal 22 April 2000, keempat pada Rapat Anggota tanggal 26 Juli 2004 dan yang terakhir pada Sidang Permusyawaratan Anggota pada 23 Juli 2005.
KMKM adalah wadah warga Kalimantan (Selatan, Timur, Barat dan Tengah) yang menuntut ilmu di negeri Seribu Menara ini. Dan merupakan organisasi kekeluargaan pertama dan tertua masyarakat Indonesia di Kairo. Untuk pertama kali, KMKM diketuai oleh H. Hanafiah Kurdi, kemudian di gantikan oleh H. Abdul Mannan A. Bukhari. Periode demi periode terus berjalan membuntuti perjalanan sang waktu. Bahtera KMKM terus berlayar mengantar pelita-pelita dambaan masyarakat ke pulau tujuan. Ia melaju tenang, seakan laut nyaris tak ada riak, sampai dengan sekarang.
TUJUAN DIDIRIKAN KMKM.
Sejak dibentuknya, KMKM mengangkat dan menerapkan Papadah Urang bahari sebagai mottonya, yaitu: Barakatan, Batutulungan, bapapadahan di Banua Urang. Motto ini di jabarkan dalam AD KMKM Bab II pasal 6, bahwa di bentuknya KMKM bertujuan:
1. Terjalinnya Ukhuwah Islamiyah dan rasa kekeluargaan di antara anggotanya.
2. Terbinanya saling bantu-membantu dalam segala hal.
3. Terbinanya insan akademis yang berguna bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara.
4. Terciptanya kesejahteraan bagi setiap anggota
Kita adalah mahasiswa Kalimantan yang sangat beruntung. Karena, dari sekian banyak pemuda/i Kalimantan, sekarang hanya sekitar 170 orang yang masih bisa mengecap bangku perguruan tinggi Universitas Islam tertua di dunia ini. Karena itu, wajar sekali jika kita pulang nanti dituntut oleh masyarakat untuk menjadi orang serba bisa (dalam masalah keagamaan khususnya). Masyarakat tidak mau tahu, bagaimana kita belajar, jurusan apa, selesai atau tidak, yang mereka ketahui, bahwa kita datang dari Kairo dan menuntut ilmu di al-Azhar yang telah banyak melahirkan ulama-ulama di dunia.
Tanggung jawab dan beban moral yang religius ini, tentu tidak bisa diantisipasi hanya lewat bangku kuliah saja. Namun kita di tuntut berbuat lebih banyak justru di luar lingkungan kampus. KMKM adalah salah satu sarana ke arah itu. Di wadah ini kita saling mengisi, berlatih bersama, bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam spesialisasi masing-masing. Di sini pula kita dilatih bagaimana kita memimpin masyarakat, mengarahkan sebuah perkumpulan, mengkondisikan diri dan ide-ide kita dalam bahasa masyarakat.
Bagi kawan mahasiswa/i dalam negeri, wadah seperti KMKM mungkin tidak begitu fungsional. Namun bagi kita, mahasiswa/i luar negri, KMKM adalah kebutuhan sangat penting. Percayalah, bagaimanapun corak dan peran Anda nanti di masyarakat, sedikit banyak bisa terlihat dari peran-aktif saudara/i dalam kegiatan KMKM ini, baik itu kegiatan ilmiah, ritual maupun sosial lainnya, yang pada dasarnya berorientasi ke arah peningkatan prestasi ilmiah dan skil bagi setiap anggota. Sehingga nantinya tercipta manusia yang ber-IMTAK dan Ber-IPTEK tinggi-meminjam istilah B.J. Habibi, sebagai implementasi ilmu yang telah didapat. Untuk selanjutnya, diharapkan semua itu bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa dan Negara.
ANGGOTA KMKM.
Sebagai sebuah organisasi, KMKM tentu mempunyai kriteria tersendiri tentang ke anggotaannya. Ada tiga jenis keanggotaan dalam tubuh KMKM:
1. Biasa : Mahasiswa, pelajar, warga yang berasal dari Kalimantan.
2. Luar biasa : Warga yang mengikuti suami/istri yang berasal dari Kalimantan.
3. Kehormatan : Orang yang berjasa atau simpatisan KMKM dan disetujui oleh Dewan Pengurus.
Anggota biasa berhak menyatakan pikiran, pendapat, memilih dan dipilih. Sedang anggota luar biasa dan kehormatan, tidak berhak dipilih dan memilih, namun memberikan pandangan dan saran.
APARAT KMKM.
Aparat KMKM terdiri dari:
1. Dewan Penasehat.
2. Dewan Pengurus (DP). Terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris I, sekretaris II, bendahara I dan bendahara II serta dilengkapi dengan departemen-departemen yang disusun menurut keperluan.
3. Badan Otonom (BO). KMKM mempunyai dua Badan Otonom yang merupakan badan khusus yang sifat dan statusnya membantu DP, dengan masa jabatan yang tidak terikat dengan masa jabatan DP. BO dibentuk dan dibubarkan dengan Rapat Anggota dengan persetujuan DP, jumlah BO tergantung keperluan. Sampai saat ini, KMKM hanya mempunyai dua BO, yaitu: Badan Pengawas dan Pengurus Wisma Kalimantan dan Panitia Persiapan Rumah Daerah (PPRD).
Para Ketua KMKM
01 H. Hanafiah Kurdi 1958-1961
02 H. Abdul Mannan Abdullah 1961-1963
03 H. M. Rusydi Taufiq 1963-1966
04 H. Muhammad Husni Thamrin 1967-1968
05 H. Amberani Hamidy 1975-1976
06 H. Drs. H. Artani Hasbi 1977-1978
07 H. Abdurrahim Yasin 1978-1980
08 H. Jailani Abin 1980-1981
09 H. Malik Baderun 1981-1982
10 H. Fadhli 1982-1983
11 H. Muslihuddin Abdul Rasyid 1983-1987
12 H. Muhammad Badaruddin 1987-1988
13 H. Saifullah Abd. Shamad 1990-1991
14 H. M. Mabrur 1991-1992
15 H. M. Ghazali Mukeri 1992-1993
16 H. Mukhlis Kasyful Anwar 1993-1994
17 H. A. Dasuqi Murhan 1994-1995
18 H. Aspani Kasyful Anwar 1995-1996
19 H. Sarmadi Mawardi 1996-1997
20 H. Khairi Abusyairi 1997-1999
21 H. M. Hasbi Ridhani 1999-2000
22 H. M. Khairuddin Abdurrahman 2000-2001
23 H. M. Hatta Jauhar 2001-2002
24 H. M. Nasruddin Atha 2002-2003
25 H. M. Sibawaihi Sutera Ali 2003-2004
26. H. M. Hikam 2004-2005
27. H. Syarif Amir Mahmud 2005-2006
28. H. Rifqi Junaidi 2006-2007
29. H. Nuril Khasyiin 2007-2008
30. H. Anwar Hafidzi 2008-2009 (sekarang)
Semoga kebersamaan, saling menasehari, dan kerukunan warga tetap harmonis.
Dikutip dari file sejarah KMKM

Salam bagi teman-teman yang pernah mengenal KMKM







fatriridho berkata
assalamualikum,
salam ukhwah,website nya bagus , dikembangkan lagi yach…..
oh iya kalau ada waktu kunjungi kita juga yach di hadramaut, yaman
wassalam
Ario witjakso berkata
assalammualaikum wr.wb. salam kenal, saya dosen perguruan tinggi di Jakarta, saya sangat ragu terhadap ketentuan hari2 besar islam di Indonesia, sekarang saya coba berkiblat ke mekah, melalui forum yang baru saya kenal ini, mohon kiranya saya mendapatkan informasi yang benar kapan hari besar islam di mekah di tahun2 mendatang, agar akurat saya mohon dapat di imail ke ariowitjakso@yahoo.com (seperti idul fitri, idul adha dll). terimakasih dan saya berharap dapat melanjutkan kerjasama dalam mengembangkan iman &islam di Indonesia melewati ilmu pengetahuan alam.
asid kalua berkata
ass.
salam kedamaian gasan buhan pian2 di sana.moga sihat haja awak.ulun handak batakun bubuhan pesantren al-falah di sana.kayapa hbar buhannya.amun ada nang tahu email atawa tlp buhan nya padahi ulun lah
muhibbanka berkata
assalamualaikum.situsnya bagus,harapan saya terhadap kmkm,jangan terlalu cuek,jangan temakan merk,tapi sekarang kmkm dah aman dan tenang,karena orang yang mo menghancurkan dah pada pulang
azharku berkata
Terimakasih atas kunjungannya ke blog saya, dan terima kasih juga atas masukannya, tapi saya ingin bertanya kepada anda, “yang ingin menghancurkan KMKM dah pulang”,maksudnya apa? bisa dijelaskan, toh persatuan dan kesatuan kita tetap sama, Satu Keluarga, dan saling tolong menolong dinegeri orang. saya rasa bukan cuek, tapi, masing-masing orang punya kesibukan yang berbeda, belum lagi dengan study yang berat dari kuliah, dan tantangan ketika pulang nanti, tapi kalau saya perhatikan, anggota KMKM sekarang makin akrab.
salam.
boysandi berkata
tolong beritahu saya prosedur pendaftaran di alazhar tahun 2008 ini,saya butuh banget.saya tinggal di nunukan,kalimantan timur.
hafidzi berkata
2008 ini ya? hmm saya coba lah nantinya. tapi sy g bisa bantu anda kesini nya, cari aja info di PONPES ALFALAH BANJARBARU KAL SEL gimana berangkat kesininya.
sy mungkin bisa bantu mengenai infonya aja yaaa….
tanya aja, insya Allah langsung sy balas, mo ke sini atau via Mail ahafidzi@gmail.com
thanks…and semoga anda salah satu calon mahasiswa yang beruntung bisa kesini….
boysandi berkata
ass, mashafidzi saya mau nanya, klo ijazah sma bs ga ya daftar di al azhar?kan ada persamaan ijazah nya tu.terus klo misalnya g bs,apakah saya harus masuk mahad al azhar dahulu sblm msk univ nya?mhn pnjlsn yang sedetail-dedetail nya ttg dua pertanyaan tsb………..Boysandi,nunukan,kaltim.
hafidzi berkata
Boleh,
Ijazah SMA ya? kayaknya sulit tuh mas, kecuali Aliyah. Hmm saya ada ada dua Opsi, sekarang mas lagi SMU ato dah selesai? kalo dah selesai dan dah kuliah di Kaltim, mending selesaikan aja dulu S1, naah baru S2 nya disini. Insya Allah Bisa.
opsi kedua, Klo mas masih di SMU, dan ada rencana ke Mesir, mungkin ijazah anda tidak bisa di terjemahkan kedalam bahasa arab, sebab kurikulum disini beda dengan SMU, kecuali ALIYAH (MA), baru langsung tancap gas ke Kul AL Azhar.
Nah klo pun anda pengen juga, anda harus masuk Ma’had Al Azhar (penjajakan sebelum kekuliah) selama 1-2 tahun, tergantung tes anda. klo anda berhasil dalam bahasa arab terus hapalan Alquran (1 dan 2) mungkin di ma’had cuma 1 tahun. dan langsung ke Kuliah al Azhar.
klo anda bener2 berminat, saya ada punya teman di IAIN Samarinda, cari aja yang lulusan Mesir. dia insya Allah bisa bantu.
boysandi berkata
ass, mas hafidzi saya boysandi yg kmaren nanya prosedur bljr di mesir.stlh saya konsultasikan dgn orang tua saya, mereka setuju klo saya ke mahad alazhar dulu.nah gimana tuh proses untuk masuk mahad nya,mulai dari sistem penyetaraan ijazah dan segalanyalah mas,saya tunggu keridhaan mas untuk memberikan keteranagn.oh ya, klo boleh tau teman mas yg di IAIN Samarinda itu namanya sapa?
subhan berkata
Assalamualaikum..
alahmdulillah ada jua blog anak banua yang maulah KMKM bagus, terus dijaga dan ditingkatkan,
selamt berjuang dinegeri seribu menara.
subhan msbn78@gmail.com
kalo ada waktu kirim emaillah
ma'mun berkata
kapan kmkm ngadain rihlah lagi?:D
hafidzi berkata
insya Allah dalam waktu dekat lagi, katanya mo tours ke HURGHADA….
KHAIRY ABUSYAIRI berkata
selamat ya KMKM berulang tahun lagi. kaya apa habar kakawanan di kmkm wayah ini
hafidzi berkata
alhamdulillah sekarang dah yang 50,udah setengah abad KMKM tetap exist di Mesir…
alhamdulillah kakawanan baik an aja. alhamdulillah jua dah ada jua yang lulus s2 dan s3. mungkin bakal balik secepatnya….
salam jua dari urang KMKM,
KHAIRY ABUSYAIRI berkata
mabruk.berapa anggota KMKM WAYAH ini. ana minta bantuan pang, ngapa ngaran program terjemah bahasa arab nang bisa diambil dari internet.
salam berat gasan om mukhlis, om saiful dan kakawalan lainnya jua
ismi haya berkata
pernah baca di b post tentang KMKM…
semoga semuanya sukses…
oya mau nanya… pernah dengar katanya kalau musim haji para mhsw si masir juga ke tanah suci untuk jadi bagian dari petugas haji.. betul kah??
Encyclopedia berkata
Nice blog…
Anyway… are you care for exchange link blogroll??
Just add me & leave a message on my post if you interested…
Have a great day! ^_^
aboy berkata
salam………….
n juga buat teman-teman di negeri seribu menara……
It's Me berkata
Ass.Wr.Wb.
Hafidzi.. (Mr.Crocodile..hehe.. Remember me???)
By the way, anyway, busway, bagus ih blognya…. ^_^
Keep blooming like flowers, keep shining like the sun Mr.Croc… ^_^
Good Luck dech..!!!
Salam buat seluruh penghuni wisma KMKM ya… ^_^
Wassalam..