Adakah bagiku taubat?
Ditulis oleh hafidzi di/pada Mei 13, 2008
Tuesday, May 13, 2008
Dear blog,
Dari kemarin bingung mo nge posting apa. Sempet bete jg si, dimasa mo ujian, jadi pengen nulis:D.
Hari ini, pas lagi buka and baca baca buku, sy ketemu satu hadits yang sangat baik untuk di renungi, karena kita seorang manusia; seorang yang mudah melakukan kesalahan dan kelupaan.
Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Said al Khudri (Saad ibn Malik), bahwa Nabi Saw. Bersabda (atau dalam maknanya) “Dahulu ada seorang laki-laki, dia telah membunuh manusia sebanyak 99 orang.
Suatu saat dia bertanya kepada seorang Rahib (pendeta dari Ahli Kitab), “Wahai pendeta, aku telah membunuh 99 orang, apakah ada taubat bagi ku?
Sang Rahib menjawab, “Tidak”
Maka dibunuhnya lah pendeta itu sehingga genaplah menjadi 100 orang.
Kemudian dia berkelana lagi dan bertemu dengan seorang ulama. Dia bertanya lagi, “wahai Syaikh, sesungguhnya aku telah membunuh mansia sebanyak 100 orang, apakah ada bagi ku pintu taubat?
Syaikh itu menjawab, ” ya, siapa yang berani menghalangi antara engkau dan taubatmu itu? Pergilah engkau ke sebuah kampung, disana orang-orang menyembah Allah, maka beribadahlah engkau bersama-sama mereka. Dan jangan sekali kali kembali lagi ke kampung asalmu, karena kampungmu itu sangat jahat (banyak maksiat)”.
Kemudian dia mulai berjalan menuju sebuah kampung yang telah ditunjukkan syaikh tadi. Tiba tiba dipertengahan jalan, sang maut menjemput ajal nya, sehingga dia tidak dapat menuju kampung itu.
Setelah wafatnya, dua orang malaikat; malaikat rahmat dan azab bertengkar.
Malaikat rahmat berkata, “sesungguhnya dia datang dalam keadaan (niat) untuk bertaubat, maka sesungguhnya Allah telah mengampuni segala dosa-dosanya”.
“Dia itu tidak pernah mengerjakan amal ibadah atau pun kebaikan sedikitpun” jawab malaikat Azab.
Akhirnya mereka mendatangi tempat meninggalnya laki-laki itu, dan mengukur jarak pembeda antara kampung asal dia dengan kampung yang didatanginya. Mereka sepakat,Mana yang paling dekat, itulah tujuannya.
Ternyata, kampung yang menjadi tujuannya yang paling dekat, sehingga menanglah malaikat rahmat waktu itu.” (atau seperti perkataan Rasulullah Saw)
Setiap orang pastilah pernah mengerjakan dosa dan kesalahan. Cepatlah bertaubat, karena pintu Taubat selalu terbuka bagi mereka yang benar niat dan kemauannya. Selama kita menyesali, tidak mengulanginya lagi, dan bercita-cita tidak akan kembali kejalan itu, maka Ampunan Allah Swt. Terbuka lebar untuk nya.
Semoga kita salah satu dari orang2 yang di Ampuni Allah Swt.
Last, Auqifil Mukhadaraat….Gayyar Nafsak
“Stop Drugs….Change Your Life”







Mei 13, 2008 pada 8:49 pm
aq suka cerita inih… dari sd aq udah jadiin cerita ini sbg patokan kalo pintu taubat itu selalu terbuka utk sapa aja… sebaiknya” cucu adam, adalah org yg mau bertaubat…
Mei 14, 2008 pada 2:41 am
semoga kita termasuk didalamnya..amien..
Mei 14, 2008 pada 3:49 am
tobat,,,,,,kpan aku bner2 bs tobat,,,????^^
Mei 14, 2008 pada 7:29 am
semoga kita termasuk dlm golongan orang2 yang meninggal dalam khusnul khatimah…
mari sama2 selalu melakukan perbuatan yang disukai Allah swt…
Mei 14, 2008 pada 10:56 am
main kerumahmu enak juga, lengkap isinyah,… makasih ya dah kerumahku nyang masi berantakan…., bener tuh, pintu taubat itu tiap saat Allah membukanyah….
Mei 14, 2008 pada 11:44 am
bagaimana ya andai pejabat2 negara kita membaca postingan di atas ?
Mei 14, 2008 pada 12:24 pm
taubat selalu ada untuk kita semua.. walau seberapa jelek,kotor,jahat diri kita.. ALLAH SWT selalu membuka pintu maaf untuk umatnya… amin
Mei 14, 2008 pada 3:20 pm
sebagai orang islam pin kita musti toubat karena baik secara sadar or tidak sadar kita sempat menjadi kafir
Mei 14, 2008 pada 4:43 pm
pilihan ilustrasi yang bagus di samping kanan
Mei 14, 2008 pada 11:36 pm
abis baca ini… langsung buru2 degh bertobat…hehhehehehe…
nice posting fidz
Mei 15, 2008 pada 2:44 am
Hm…jadi takut saya. Saya ibadah tapi dengan kualitas jelek. Mungkin saya akan mampir dan singgah dineraka. seolah surga jauh dari hamba Alloh ini. ya Alloh..matikan hambamu ini dalam keadaan islam dan iman kepadamu.
Mei 15, 2008 pada 4:54 am
Jadi inget dulu juga pernah baca hadist itu…..Semoga selalu mengingatkan kita akan kematian dan semakin bertaqwa kpd Allah. Nice blog……Salam kenal…
Mei 15, 2008 pada 5:38 am
Semoga kita termasuk dalam orang2 yang bertaubat mas… Syukron sudah mengingatkan
Mei 15, 2008 pada 10:51 am
makasih sudah mengingatkan ya akh, betapa pintu taubat selalu terbuka bagi hamba-NYA. kenapa kita tidak segera memanfaatkannya??
Mei 15, 2008 pada 3:17 pm
sETUJU, SEGERA TAUBAT PADA KITA YANG KADANG-KADANG TIDAK MAU NGERTI PADA TETANGA
ILYAS AFSOH
Mei 15, 2008 pada 3:36 pm
semoga aku msh sempet bertaubat sebelum dipanggil menghadapNya kelak amiiin
Mei 15, 2008 pada 4:44 pm
(lagunya padi)… Tooobat, maafkan aku mencintainya… aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti… eh… salah, sobat itu mah ya? hehe… kidding bos…. iya nih, gw udah pengen tobat, tapi godaan masih berat euy… doain yaaaa
Mei 15, 2008 pada 6:05 pm
Semoga kita salah satu dari orang2 yang di Ampuni Allah Swt.
AMIEN…
^,^
=> Amiiin…..semoga
Mei 16, 2008 pada 4:52 am
T: Adakah bagiku taubat?
J: Ada dong… tobat terbuka untuk siapa saja, selama nyawa masih di badan…
Handak ujian kah? Semuga lulus lah….
Mei 16, 2008 pada 7:22 am
semoga kita termasuk orang-orang yang selalu bermuhasabah akan setumpuk khilaf yang terjadi setiap harinya….
Mei 16, 2008 pada 3:44 pm
tulisan yg sangat bermanfaat smoga kita tms orang2 yg medapat ampunan Nya, amiin
Mei 16, 2008 pada 7:31 pm
semogaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………
selama ada keinginan insya Allah BISA…
tp jangan sampai ditumpuk terus yaa….klo dah jadi gunung entar bingung gimana nge hancurnya
Mei 16, 2008 pada 9:13 pm
iyah.. gak ada kata terlambat untuk bertobat yah.. tapi yang pasti gak boleh juga nunggu sampe tua dulu baru bertobat, iya gak?
btw itu gambar apaan yah di postingannya…
=>tul jangan terlalu lama mikirnya, Rasulullah aja yang dipelihara Allah dari segala dosa, Beliau setiap harinya beristigfar sebanyak 100 kali, gimana klo kita?
Hmm…klo gambarnya itu seseorang yang dipenjara lumuran darah
Mei 16, 2008 pada 9:32 pm
waaaah Mas Hafidzi..postinganya bisa buat orang terbuka mata untuk tobat nih…
=>semoga ada manfaatnya bagi liat blog sy yg sederhana ini
Mei 17, 2008 pada 4:04 am
aminn……
keren tulisannya. membuat hati tergugah…..
Mei 17, 2008 pada 10:59 am
Ya Allah , saya mohon ampun
amin
Mei 17, 2008 pada 11:12 am
ikutan yang lain. amiiin…
Mei 17, 2008 pada 12:48 pm
Semoga kita termasuk orang2 yang meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah. Amin
Mei 17, 2008 pada 2:00 pm
semoga….mo ujian nih besok….
doain jg ya….
Mei 17, 2008 pada 4:03 pm
Mudah-mudahan hasil bagus ya…
Amin ya Rabb
Mei 17, 2008 pada 4:03 pm
wah…ceritah nyang berkubang makna dan nasihat….pernah dipilemkan khan di TPI?
Mei 18, 2008 pada 2:22 am
aslm:):)…pa kabar mahmudeyyah?? sehat aja kan semuanya….eh dah lama nih ninggalin kairo…kangen oooiiii….saya mau merid loh…12 juli nanti insyaAllah…mohon doanya yah sobat…oh iyya…slm m semua teman2 disana ok…daahh
Mei 18, 2008 pada 3:13 am
semoga kita termasuk daftar yang diampuni Tuhan..salam kenal…
Mei 18, 2008 pada 10:26 am
Yup,gw juga yakin banget ga ada kata terlambat untuk taubat. Dan kita harus yakin bahwa Allah sayang banget sama kita..
Mei 18, 2008 pada 3:32 pm
Syurga…
Semua orang merindukankan dikau nih.
Sudikah kau membukakannnya pintumu untuk kami?
Semoga…
Mei 18, 2008 pada 3:36 pm
Syurga…
Semua orang merindukankan dikau nih.
Sudikah kau membukakan pintumu untuk kami?
Semoga…
Mei 18, 2008 pada 4:35 pm
Yup….ngga ada kata terlambat selama kita ada keinginan untuk kembali kejalan Allah, insya Allah bisa.
@jayadi…..ooo dah merit ya? kemarin ada temang yang nagsih tau (muamar) mabruk lah…barakallah laka….ditunggu yaa kabar selanjutnya. salam dari keluarga mahmodeah banjar…
Mei 19, 2008 pada 6:13 am
Lagi-lagi nice post…
suka deh bacanya… banyak inspirasi dan pembelajaran
Mei 19, 2008 pada 7:46 am
@Kidungjingga….thanks….
semoga bermanfaat buat kita ^^
Mei 19, 2008 pada 10:49 am
hadist ini dan sejarah hidup umar yang menyadarkan saya.
bahwa pintu tobat itu masih lebar terbuka.
bahkan untuk saya.
* bro beberapa minggu kemaren ikut seminar yg diadain KBRI Mesir di cairo ttg pendidikan mahasiswa Al Azhar? ngundang pemimpin ormas2 Islam Indonesia juga?
seru ngga bro?
Mei 19, 2008 pada 6:04 pm
Mei 19, 2008 pada 7:55 pm
Tuk
@Arifrahmanlubis….Hmm acara loka karya ya? alhamdulillah sangat seru klo sy boleh bilang,
kemarin tu menghadirkan Menteri Agama, ketua Ormas NU dan Muhammadiyah, terus Anggota DPRD dan satu lagi seorang DR. tp sy lupa namanya :D…hehe, yg jelas membicarakan bagaimana masa depan anak2 yang kuliah di al azhar University ini, tantangan kedepan dan bagaimana baiknya, De es te lah,…
btw tau dari mana Mas? anda anggota Perlemen jg ya?
@kelepon…
slm
Mei 20, 2008 pada 6:36 am
“ Ya Allah, tolonglah kami untuk menaati-Mu, jangan hinakan kami dengan mendurhakai-Mu, Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.”
Mei 20, 2008 pada 8:29 am
Amiiiiiiiin
Mei 20, 2008 pada 10:08 am
waduh…mukenaku tadi ketinggaln dimana yach?he..he…sholat dulu ah…ntar BW lagi..
“Hmmm…..”
Mei 21, 2008 pada 3:47 am
Semoga Allah senantiasa menuntun ….
supaya tak kembali ke jalan gelap itu….
Salam kenal juga
Mei 22, 2008 pada 2:18 am
Itulah kemaha-murahan Tuhan,
selalu tlaten dan sabar menerima setiap perlakuan hina dari hambanya, namun senantiasa membuka pintu kasih sayangnya….
Mei 22, 2008 pada 3:30 am
Ujiannya dah kelar belum? belajar dulu gih …

^,^“
“iya nih Mbak….sebulan penuh nih..>
thanks yaa atas supportnya <= yg begini nih yg saya cari2…
Mei 22, 2008 pada 8:27 am
adakah bagitu taubat?
mudah2an diampuni
Mei 22, 2008 pada 9:07 am
*istighfar*
Mei 22, 2008 pada 10:32 am
Yang perlu direnungkan menurut saya justru bahwa kematian itu sendiri. Saudara Hafidzi ini mengingatkan kita semua bahwa kemtian itu adalah rahasia Allah, datangnya tidak pernah kita tahu, dan bila sudah datang maka sekali-kali tidak bisa manusia menolaknya. Jadi yang terbaik bagi kita adalah selalu ingat mati maka kita akan selalu menjaga diri kita dari Yang Maha Kuasa…
Mei 23, 2008 pada 4:51 pm
Karena hanya Allah yang memiliki sifat rahman dan rahim. Semoga Allah senantiasa menerima tobat kita, Amien…
Mei 24, 2008 pada 12:41 pm
“thanksssssssssssss…..4 supportnya”
Mei 24, 2008 pada 3:45 pm
Illahi Rabbi, ampuni hamba..
*Makasih dah mengingatkn kembali yaa…
Mei 26, 2008 pada 6:03 am
Semoga ALLAH SWT selalu membukakan Pintu Taubat bagi kita semua, Amin…
Mei 27, 2008 pada 7:39 am
Ada yg mengatakan bahwa Allah melipat bumi sehingga jarak si pembunuh dg desa tujuan jadi lebih dekat. Memang ini adl hikmah yg bagus
Mei 27, 2008 pada 4:54 pm
Kok gak di update blog-nya dzi?
Mei 30, 2008 pada 4:42 pm
terima kasih ya, udah memberikan pencerahan…
Mei 31, 2008 pada 5:13 pm
Pasti ada jalan tuk kembali !!!
Juni 2, 2008 pada 6:57 am
setiap orang pasti punya kesempatan untuk bertobat ;p
Juni 2, 2008 pada 1:26 pm
Aku manusia biasa yang lumayan sensitif dengan keadaan diriku
aku pernah ngalamin suatu kebahagiaan yang mungkin ngga bisa aku lupakan selama hidupku
aku juga pernah ngalamin gimana rasanya sakit hati yang sampai aku sendiri pernah terbesit untuk mengakhiri hidup ini karena nya
satu hal yang aku belum benar2 rasain adalah gimana rasanya taubat yang sebenarnya
rasa taubat yang bener2 aku merasa bahwa itu adalah taubat
aku juga yakin bahwa dengan menyesali perbuatan salah/dosa dan bertekat untuk tidak mengulanginya lagi itu adalah taubat yang diterima
tapi sampai sekarang aku belum bisa merasakan apakah taubat itu!!!!
Juni 2, 2008 pada 2:01 pm
wah,,mau ujian yah?
klo gw lagi ujian..uhuuu..ini lagi refreshing bentar
Juni 2, 2008 pada 2:08 pm
kebiasaan klo mo ujian pasti gini.
pengen nulis ini itulah..
tapi klo udah tiba ujiannya..uhuhu,,
kepala udah keburu penat kek gw jadi gatau mo nulis apa
Juni 2, 2008 pada 8:17 pm
tentunya tidak mesti menunggu korban ke-100, bukan?
Juni 3, 2008 pada 7:55 am
@hilda….kebiasaan sekali mbak…
yaa tentunya refreshingnya jg perlu, Hmm…se sekali liat blog and berita, penting jg kan?ehehe
met jg ama ujiannya.
@sitijenang…yoi, knp harus nunggu masa tua, entar keburu di jemput malaikat izrail
Juni 3, 2008 pada 10:47 am
Tobat-tobat, banyak bener yang komen, salah satu celeb juga nih
Juni 3, 2008 pada 2:04 pm
iya sih.. yg penting bukan tobat sambel aja.. hehehe.. nice..
Juni 3, 2008 pada 2:08 pm
tulisan yg bagus dan penuh pencerahan. trims, telah mengingatkan
Juni 3, 2008 pada 3:31 pm
harus tobat dari sekarang nih
Juni 3, 2008 pada 5:02 pm
Amieen…
Tapi tobat itu semacam berat… setuju?
Juni 3, 2008 pada 7:28 pm
aminnn
mari kita buka pintu sorga dengan taubat
Juni 4, 2008 pada 5:46 am
Dan jangan lupa, hasil yang menentukan diatas.
Juni 4, 2008 pada 5:46 am
Dan jangan lupa, hasil yang menentukan yang Diatas.
Juni 4, 2008 pada 7:00 am
aku sih berusaha banyak silaturahmi ke blog lain dan berharap kalian saling mengunjungi sesama blog…salam kenal
Juni 4, 2008 pada 8:58 am
semoga akhir hidupku dalam keadaan yang baik….
dan bisa masuk surga……amin,,,,
Juni 5, 2008 pada 5:11 am
Ampunan Allah terbentang teramat luas
Namun kita masih saja enggan tuk memohon maaf
Juni 5, 2008 pada 7:07 am
semoga tidak terlambat untuk bertobat,,,,,aminn,,,^^
Juni 5, 2008 pada 11:52 am
Tapi banyak juga org yang udah tobat trus kembali bikin kesalahan… Susah juga yach mau 100% tobat
Juni 6, 2008 pada 4:26 am
ALLAH SWT Maha Penerima Taubat…Semoga Taubatku diterima…Amin…..
Juni 6, 2008 pada 2:27 pm
Kapan ni posting terbarunya? Ditunggu lho.
Juni 6, 2008 pada 2:46 pm
Juni 7, 2008 pada 6:53 am
tomat kali.tobat tapi kumat ( tobat tapi neglakuinnya lagi ) Salam kenal ya
Juli 2, 2008 pada 3:58 am
Postingan manfaat. Mengingatkan kita agar segera bertobat dan perbanyak amal ibadah, agar dengan sisa umur yang kita memiliki digunakan untuk beramal sebanyak2nya agar dapat menyelamatkan kita di akhirat kelak
Juli 16, 2008 pada 1:08 pm
setiap keinginan orang untuk bertobat dan bener-bener bertobat yakinilah bahwa tuhan pasti akan mengabulkannya