Catatan Akhir Kuliah

Mystery Of The Nile

Operasi Plastik, bolehkah?

Posted by hafidzi pada 21 Maret 2007

A. Pendahuluan

Operasi plastik atau dikenal dengan “Plastic Surgery” (ing) atau dalam bahasa arab “Jirahah Tajmil” adalah bedah/operasi yang dilakukan untuk mempercantik atau memperbaiki satu bagian didalam anggota badan, baik yang nampak atau tidak, dengan cara ditambah, dikurangi atau dibuang, bertujuan untuk memperbaiki fungsi dan estetika (seni) tubuh[i]

dan sebagian Ulama hadits[ii] yang lain berpendapat bahwa yang dimaksud dengan operasi plastik itu hanya ada dua:

1. Untuk mengobati aib yang ada dibadan, atau dikarenakan kejadian yang menimpanya seperti kecelakaan, kebakaran atau yang lainya. Maka operasi ini dimaksudkan untuk pengobatan

2. Atau untuk mempercantik diri, dengan mencari bagian badan yang dianggap mengganggu atau tidak nyaman untuk dilihat orang, istilah yang kedua ini adalah untuk kecantikan dan keindahan.

B.Jenis-jenis operasi plastik

Seperti yang telah kita ketahui bahwa operasi yang dilakukan itu bisa sebelum meninggal atau sesudahnya, akan tetapi untuk pembagian yang kedua ini tidak ada hubungannya dengan operasi plastik.

Oleh karena itu dalam makalah yang singkat ini, kita tidak membicarakan hal-hal yang berkenaan dengan mayat.

Operasi plastik ada dua :

1. Operasi tanpa ada unsur kesengajaan

2. Operasi yang disengaja

1.Operasi tanpa ada unsur kesengajaan

Maksudnya adalah operasi yang dilakukan hanya untuk pengobatan dari aib (cacat) yang ada dibadan, baik karena cacat dari lahir (bawaan) seperti bibir sumbing, jari tangan atau kaki yang berlebih, dan yang kedua bisa disebabkan oleh penyakit yang akhirnya merubah sebagian anggota badan, seperti akibat dari penyakit lepra/kusta, TBC, atau karena luka bakar pada wajah akibat siraman air panas.

Kesemua unsur ini adalah opersi yang bukan karena keinginannya, akan tetapi yang dimaksudkan adalah untuk pengobatan saja, walaupun hasilnya nanti menjadi lebih indah dari sebelumnya, dalam hukum fiqih disebutkan bahwa, operasi semacam ini dibolehkan saja, adapun dalil diantaranya sebagai berikut:

1. Dalil Sunnah

A.Diriwayatkan dari Abu Hurairah R.a, dari Nabi Saw. berliau pernah bersabda, “Tidak lah Allah Swt. menurunkan wabah/penyakit kecuali Allah Swt. juga menurunkan obat penwarnya”(H.R. Bukhari) [iii]

B. Riwayat dari Usamah ibn Syuraik R.a, berkata, “Ada beberapa orang Arab bertanya kepada Rasulullah Saw.:”Wahai Rasulullah, apakah kami harus mengobati (penyakit kami), Rasulullah menjawab, “Obatilah. Wahai hamba-hamba Allah lekaslah kalian berobat, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, diriwayat lain disebutkan, beberapa penyakit. Kecuali diturunkan pula obat penawarnya Kecuali satu yang tidak bisa diobati lagi”, mereka pun bertanya,”Apakah itu wahai Rasul?”, Rasulullah pun menjawab, “Penyakit Tua”(H.R At-Turmudzi) [iv]

Maksud dari hadits diatas adalah, bahwa setiap penyakit itu pasti ada obatnya, maka dianjurkan kepada orang yang sakit agar mengobati sakitnya, jangan hanya dibiarkan saja, bahkan hadits itu menekankan agar berobat kepada seorang dokter yang profesional dibidangnya.

Imam Abu hanifah dalam kitabnya[v] berpendapat, “Bahwa tidak mengapa jika kita berobat menggunakan jarum suntik (yang berhubungan dengan operasi), dengan alasan untuk berobat, karena berobat itu dibolehkan hukumnya, Sesuai dengan ijma’ ulama, dan tidak ada pembeda antara laki-laki dan perempuan”.Akan tetapi disebutkan (pendapat lemah) bahwa tidak diperbolehkan berobat menggunakan bahan yang diharamkan, seperti khamar,bir dan sejenis. tapi jika ia tidak mengetahui kandungan obat itu, maka tidak mengapa menggunakannya, namun jika tidak memungkinkan lagi (yakin bahwa tidak ada obat) untuk mencari obat selain yang diharamkan itu, maka bolehlah menggunakan sekedarnya

Ibn Mas’ud Ra, mengatakan bahwa sesungguhnya Allah Swt. tidak menciptakan sembuhnya kalian dengan barang yang diharamkan-Nya”.makna dari pendapat beliau adalah walau bagaimanapun Allah Swt. menurunkan penawar yang halal, karena secara akal pikir, tidak mungkin Allah mengharamkan yang telah diharamkan kemudian diciptakan untuk dijadikan obat, pasti masih ada jalan lain yang lebih halal.

Operasi semacam ini terkadang bisa menjadi wajib hukumnya, jika menyebabkan kematian, maka wajib baginya untuk berobat.

Allah Swt. berfirman yang artinya (wallahu a’lam), “dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan”[vi]

dan di ayat lain disebutkan, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” [vii]

Larangan membunuh diri sendiri ini menunjukkan bahwa Allah Swt melarang hamba-Nya merusak jiwanya

2. Operasi ini tidak bisa dikatakan mengubah ciptaan Allah dengan sengaja, karena operasi ini untuk pengobatan, walaupun pada akhirnya bertambah cantik atau indah pada dirinya.

3.Syeikh Dr Yusuf Al-Qaradawi berpendapat : “Adapun kalau ternyata orang tersebut mempunyai cacat yang mungkin menjijikkan pandangan, misalnya karena ada daging tambah yang boleh menimbulkan sakit jiwa dan perasaan, maka tidak berdosa bagi orang itu untuk berobat selagi dengan tujuan menghilangkan kecacatan atau kesakitan yang boleh mengancam hidupnya. Kerana Allah tidak menjadikan agama buat kita ini dengan penuh kesukaran[viii]“

2. Operasi yang dilakukan dengan sengaja

Maksudnya adalah operasi yang tidak dikarenakan penyakit bawaan (turunan) atau karena kecelakaan, akan tetapi atas keinginannya sendiri untuk menambah keindahan dan mempercantik diri.

Operasi ini ada bermacam-macam, akan tetapi saya hanya menuliskan garis besarnya saja, yaitu terbagi dua, dan setiap bagian mempunyai hukum masing-masing:

a. Operasi anggota badan

b. Operasi mempermuda

a. Operasi anggota badan

Diantaranya adalah operasi telinga, dagu, hidung, perut, payudara, pantat (maaf) dengan ditambah, dikurang atau dibuang, dengan keinginan agar terlihat cantik.

b. Adapun operasi bagian kedua ini diperuntukkan bagi mereka yang sudah berumur tua, dengan menarik kerutan diwajah, lengan, pantat, tangan, atau alis.

mungkin ini menurut penulis bagian-bagian yang sering kita temui dan yang paling umum; para ulama berbeda pendapat mengenai hukum operasi plastik ini :

1. Kebanyakan ulama hadits[ix] berpendapat bahwa tidak boleh melakukan operasi ini dengan dalil diantaranya sebagai berikut:

a. Allah berfirman (“Allah telah melaknatnya. setan berkata, “sungguh akan kutarik bagian yang ditentukan dari hamba-hamabaMu. dan sungguh akan kusesatkan mereka, dan akan kubangkitlan angan-angan kosong mereka, dan aku suruh mereka memotong telinga binatang ternak lalu mereka benar-benar memotongnya, dan aku akan suruh mereka (merobah ciptaan Allah), lalu mereka benar-benar merobahnya. dan barangsiapa yang menjadikan setan sebagai pelindung maka sungguh dia telah merugi dengan kerugian yang nyata” [x]

Ayat ini menjelaskan kepada kita dengan konteks celaan dan haramnya melakukan pengubahan pada diri yang telah diciptakan Allah dengan sebaik-baik penciptaan, karena mengikuti akan hawa nafsu dan keinginan syaitan yang dilaknat Allah.

2. Diriwayatkan dari Imam Bukhari dan Muslim Ra. dari Abdullah ibn Mas’ud Ra.beliau pernah berkata “”Allah melaknat wanita-wanita yang mentato dan yang meminta untuk ditatokan, yang mencukur (menipiskan) alis dan yang meminta dicukur, yang mengikir gigi supaya kelihatan cantik dan merubah ciptaan Allah.” (H.R Bukhari)[xi] dari hadits ini, dapat diambil sebuah dalil bahwa Allah Swt. melaknat mereka yang melakukan perkara ini dan mengubah ciptaan-Nya

3. Riwayat dari Ashabis Sunan[xii]

Dari Asmaa, bahwa ada seorang perempuan yang mendatangi Rasulullah Saw. dan berkata, ” Wahai Rasululllah, dua orang anak perempuan ku akan menjadi pengantin, akan tetapi ia mengadu kepadaku bahwa rambutnya rontok, apakah berdosa jika aku sambung rambutnya?”, maka Rasulullah pun menjawab, “Sesungguhnya Allah melaknat perempuan yang menyambung atau minta disambungkan (rambutnya)”

Hadits ini dengan jelas mengatakan bahwa haram hukumnya bagi orang yang menyambung rambutnya atau istilah sekrang dikenal dengan konde atau wig dan jauh dari rahmat Allah Swt.

4. Qias

Untuk melengkapi pendapat ini,maka akan saya coba menggunakan qias dan akal. Operasi plastik semacam ini tidak dibolehkan dengan meng-qias larangan Nabi Saw. terhadap orang yang menyambung rambutnya, tattoo, mengikir (menjarangkan) gigi atau apa saja yang berhubungan dengan perubahan terhadap apa yang telah diciptakan Allah Swt.

5. Segi Akal

Secara akal kita akan menyangka bahwa orang itu kelihatannya indah dan cantik akan tetapi, ia telah melakukan operasi plastik pada dirinya, perbuatan ini sama dengan pemalsuan atau penipuan terhadap dirinya sendiri bahkan orang lain, adapun hukumnya orang yang menipu adalah haram menurut syara’.

Begitu juga dengan bahaya yang akan terjadi jika operasi itu gagal, bisa menambah kerusakan didalam tubuhnya dan sedikit sekali berhasilnya, apapun caranya tetap membahayakan dirinya dan ini tidak sesuai dengan hukum syara’, sesuai dengan firman Allah yang berbunyi (wallahu ‘alam)”Jangan bawa diri kalian dalam kerusakan”

Setelah kita perhatikan dalil-dalil diatas dengan seksama, maka jelaslah bahwa operasi plastik itu diharamkan menurut syara’ dengan keinginan untuk mempercantik dan memperindah diri, dengan kesimpulan sebagai berikut:

1. Operasi plastik merubah ciptaan Allah Swt

2. Adanya unsur pemalsuan dan penipuan

3. Dari sisi lain, bahwa negatifnya lebih banyak dari manfaatnya, karena bahaya yang akan terjadi sangat besar apabila operasi itu gagal, bisa menyebabkan kerusakan anggota badan bahkan kematian.

4. Syarat pembedahan  yang dibenarkan Islam; memiliki keperluan untuk tujuan kesehatan semata-mata dan tiada niat lain, diakui doktor profesional yang ahli dalam bidang itu bahwa pembedahan akan berhasil dilakukan tanpa risiko, bahaya dan mudarat.
5. Untuk pemakaian kosmetik, disyaratkan kandungannya halal, tidak dari najis (kolagen / plasenta) dan tidak berlebihan (tabarruj) akan tetapi behias ini sangat di tekankan bagi mereka yang ingin menyenangkan suaminya.

Sebelum menutup makalah ini, saya ingin menekankan bahwa Allah Swt. Tidak lah menciptakan makhluknya dengan sia-sia, “Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang. Dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” [xiii]

Sesungguhnya Allah Swt. Menciptakan kalian dalam keadaan sempurna dan seimbang satu sama lainnya dengan sebaik-baik penciptaan. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .” [xiv]

Sudah sepantasnya kita sebagai makhluk Allah mensyukuri apa-apa yang telah diberikan kepada kita.

Wallahu Subhaanahu Wa Ta’ala ‘Alam
——————————————————————————-

[i] Al Mausu’ah at-Thibbiyah al-Haditsah Li Majmu’ah minal at-Thibba, juz 3, hal. 454, cet. Lajnah an-Nasyr al-‘Ilmi

[ii] Al Fiqh Islami wal Qhadaya at-Thibbiyah al-Mu’ashirah oleh Dr. Syauqi Abduh As-Sahi halaman 129, cetakan pertama (1411H-1990M) Cetakan Maktabah an-Nahdhah al-Mishriyah

[iii] Juz 2, Hal. 204,205 hadits ke 5327

[iv] juz 4, hal. 383

[v] lih. kitab Fathul Qadir, Juz 8, hal 500, cet. Darul Kutub Ilmiah Beirut

[vi] Q.S Al-Baqarah ayat 195

[vii] Q.S An-Nisaa’ ayat 29

[viii] Al Halal Wal Haram Fil Islam

[ix] Diantaranya Dr. Muhammad Mukhtar as-Syaiqity. “Ahkamul Jirahah at-Thibbiyah wal Atsar al-Mutarattabu ‘alaiha” hal. 193 dan sesudahnya, cetakan pertama (1411 H- 1990 M) cetakan Maktabah an-Nahdah al-Mishriyah,

Dr. Muhammad Farag ‘Azb “Masuliyyah Tabib fi Jirahah Tajmil fil Fiqhil Islami wal Qanun al-Wad’i”, Tulisan Doktor di Kuliah Syari’ah wal Qanun Al Azhar di Mesir (1419 H- 1998 M) hal. 73 dan sesudahnya,

Dr Muhammad Ustman Syabiir, “Ahkam Jirahah Tajmil Fil Fiqhil Islami” hal. 466 dan sesudahnya, bahas ini pernah diajukan dalam acara Nadwah Ru’yah Islamiyah liba’dil Mumaarasah at-Thibbiyah di Kuwait pada tanggal 18 April 1987 M

[x] Q.S An-Nisaa’ ayat118-119

[xi] juz 6, hal. 58 dan seterusnya juz 7, hal. 61. dan H.R Muslim juz 3, hal.1687

[xii] Subulus Salam Syarah Bulugul Maram min Jam’il adillatil ahkam karangan Syaikh Muhammad ibn Ismail al-Amir as-Shin’ani, wafat tahun 1182 H, juz 3, Hal. 1034 dengan Ta’liq oleh Muhammad Abdul Aziz al-Khuli, Maktabah ‘Aatif, Tafsir al-Qurthubi al Jami’ li ahkamil Qur’an, karangan Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad ibn Ahmad ibn Abu Bakr ibn Farh al Anshari al Qurthubi, wafat tahun 671 H, juz 2, hal. 2054, Maktabah Darul Ghad al Arabi, dan dalam kitab Mughnil muhtaz juz 1 hal.191

[xiii] Q.S Al-Infithaar ayar 7-8

[xiv] Q.S At-Tiin ayat 4
# Makalah ini di presentasikan pada diskusi KMKM (Keluarga Mahasiswa Kalimantan Mesir) pada tanggal 27 Maret 2007

38 Tanggapan to “Operasi Plastik, bolehkah?”

  1. some1 said

    Aslkm Ustad

    saya (perempuan) hingga saat ini belum mendapatkan jodoh dan belum ada seseorang yang sungguh2 mau mengenal dekat dg saya, sedangkan usia saya sudah mendekati umur 30tahun.
    hal ini mungkin disebabkan kondisi fisik saya yang tidak cantik seperti umumnya, hal ini juga yang menyebabkan saya tidak percaya diri bila bertemu dengan lawan jenis. sehingga sempat terlintas di pikiran saya untuk melakukan operasi bedah plastik pada bibir saya.
    Berdasarkan penjelasan ustad pada (“Operasi Plastik, bolehkah?

    Ditulis oleh azharku di/pada Maret 21st, 2007 “).

    apakah keinginan saya tersebut diperbolehkan menurut islam dan dapat dikategorikan dalam upaya untuk menghilangkan rasa ‘ketidaknyamanan’ orang yang memandang saya’.(seperti yang diuraikan dalam artikel ustad sebelumnya).

    Demikianlah, mohon tanggapan dan penjelasan lebih lanjut.
    Terima kasih banyak.
    wasalamualaikum wr.wb

    • azhar said

      saya rasa itu sama saja untuk memperindah diri sehingga pandangan orang akan berubah terhadap anda… jadi anda sudah dapat menebak sendiri bagaimana hukumnya’….

  2. azharku said

    hal ini mungkin disebabkan kondisi fisik saya yang tidak cantik seperti umumnya, hal ini juga yang menyebabkan saya tidak percaya diri bila bertemu dengan lawan jenis. sehingga sempat terlintas di pikiran saya untuk melakukan operasi bedah plastik pada bibir saya.
    apakah keinginan saya tersebut diperbolehkan menurut islam dan dapat dikategorikan dalam upaya untuk menghilangkan rasa ‘ketidaknyamanan’ orang yang memandang saya

    Wa3laikumsalam,
    terimakasih sebelumnya atas comment anda, semoga Allah tetap memberikan naungan hidayah serta inayahnya kepada kita, amin.
    Mengenai pertanyaan anda, karena saya hanya seorang mahasiswa saya tidak berani memberikan fatwa yang terlalu banyak, karena keterbatasan ilmu saya, mungkin Mbak bisa lihat rujukan2 yang saya berikan sebelumnya biar pendapat ini lebih kuat, Wallahu a3lam.
    Mengenai operasi plastik ini, mungkin saya tidak perlu menjelaskan pembagiannya lagi, tapi langsung ke permasalahan bagian yang diperbolehkan syariah islam menjalankan operasi plastik itu.
    Para ulama sepakat bahwa yang diperbolehkan melakukan operasi plastik itu, jika berasal dari penyakit diri (bawaan), kecelakaan, atau akibat luka bakar, yang pada akhirnya membuat anggota tubuh kita jadi cacat.
    Secara kondisi, fisik anda tergolong sehat, bukan disebabkan penyakit keturunan, luka, terbakar, atau akbat kecelakaan, tapi hanya tidak terima dengan wajah yang biasa2 saja. Sehingga timbul perasaan minder terhadap diri sendiri bahkan orang lain. Dan apakah itu bisa dikategorikan dalam upaya untuk menghilangkan rasa “ketidaknyamanan” diri ? Saya rasa itu hanya suara kecil anda, ‘Sesungguhnya Allah menciptakan manusia seindah2 penciptaan’, karena kalau ketidaknyamanan itu bukan masalah sehingga membolehkan anda untuk mengubah apa telah Allah ciptakan .->lihat referensi sebelumnya.
    Memang setiap manusia itu tidak ada yang sempurnanya kecuali Rasulullah Saw. setiap kita pasti ada kekurangan dan kelebihan, kembali kepada kita apakah kita bisa menyukurinya atau malah sebaliknya, tidak terima dengan penciptaan Allah yang biasa2 saja.
    kesimpulannya, karena itu bukan disebabkan penyakit, maka anda tidak boleh melakukan operasi itu, baik itu dibibir atau lainnya, karena itu sudah masuk kedalam kategori mengubah ciptaan Allah.
    Kurang pede dengan wajah, menurut saya itu hal lumrah, tapi jika kita manfaatkan sebaik mungkin dan menyukurinya mungkin kita akan tambah pede, kalo ngga salah para artis juga banyak yang biasa saja, berwajah lucu. Anda masih mempunyai yang lebih dibanding hanya wajah saja, kebaikan anda masih ada, hati anda, so pandanglah kebaikan lainnya, yang Allah karuniakan kepada kita, insya Allah minder itu bakal hilang.
    Kalau masalah jodoh, hanya Allah yang tahu, mungkin belum ditakdirkan anda nikah cepat, belum saatnya. Karena mungkin ada hal2 yang menurut kita baik tapi belum tentu baik dihadapan Allah Swt. Percaya aja ama Allah, dengan usaha dikit, tawakkal, yakinlah Dia akan memberikan yang terbaik kepada kita, doa juga jangan dilupakan yaa. So, “Seandainya kalian bersyukur (terhadap nikmat yang aku berikan) niscaya akan aku tambah (kebaikan itu) akan tetapi jika kalian kufur nikmat, ketahuilah sesungguhnya Azab Ku sangat pedih” , Hmm…pede aja lagi.
    Salam,dan semoga berkenan
    Wallahua3lam Bis Shawab

  3. rino said

    assalamualaikum wr. wb.
    Ust. yang di rahmati Allah,
    Saya seorang cowok, beberapa tahun yang lalu wajah saya berjerawat parah. Sekarang alhamdulillah sudah berkurang. Tetapi bekas2 jerawat tersebut menimbulkan bopeng2 yang cukup banyak pada wajah saya. Hal ini mengganggu rasa percaya diri saya .
    Hal ini pula menyebabkab saya enggan bertemu dengan seorang akhwat yang ingin dijodohkan dengan saya.
    Bolehkah saya melakukan pengobatan untuk menghilangkan bopeng pada wajah saya tersebut.
    Sebelum nya saya haturkan limpah terima kasih.
    Wassalam

  4. azharku said

    Wa3laikumsalam,
    Semoga Allah senantiasa melindungi dan merahmati kita dengan berbagai naungan hidayah dan inayahnya,amin.
    Terimakasih, sebelumnya saya pernah menjelaskan bahwa sesungguhnya Allah tidaklah menciptakan makhluknya dengan kesia-siaan, akan tetapi dengan sebaik-baik penciptaan.”
    Rasulullah Saw pernah ditanya Sahabat, Riwayat dari Usamah ibn Syuraik R.a, berkata, “Ada beberapa orang Arab bertanya kepada Rasulullah Saw.:”Wahai Rasulullah, apakah kami harus mengobati (penyakit kami), Rasulullah menjawab, “Obatilah. Wahai hamba-hamba Allah lekaslah kalian berobat, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, diriwayat lain disebutkan, beberapa penyakit. Kecuali diturunkan pula obat penawarnya Kecuali satu yang tidak bisa diobati lagi”, mereka pun bertanya,”Apakah itu wahai Rasul?”, Rasulullah pun menjawab, “Penyakit Tua”(H.R At-Turmudzi) [iv]
    setelah dilihat, dsini ada dua point.
    pertama anda ingin melakukan pengobatan secara alami, dan yang kedua apakah ingin melakukan operasi plastik?
    jika maksud anda ingin menghilangkannya dengan pengobatan, maka mengobati dari penyakit itu sangat dianjurkan oleh Rasulullah, dan kita tidak diizinkan untuk pasrah begitu saja kepada Allah, akan tetapi usaha yang kita lakukan adalah berobat. Walaupun kata Imam Besar Dr. Yusuf Qardhawi, pengobatan itu berakhir dengan perubahan wajah (menjadi lebih tampan atau cantik) itu tidak mengapa. Karena tujuan yang ingin kita lakukan adalah mengobati dari penyakit. Adapun jika masih ada bercak atau bopeng2 diwajah, tidak mengapa juga jika kita mengobatinya dengan berbagai krim atau apalah namanya, tapi harus mendapat izin dari dokter dan diyakini dari benda yang dihalalkan menggunakannya, akan tetapi jika dokter tersebut melarang anda melakukan pengobatan untuk menghilangkan bercak itu, seperti akan mendatangkan mudharat (bahaya), maka diharamkan bagi anda melakukan pengobatan itu.
    Adapun jika yang anda maksud itu point kedua, yaitu anda ingin melakukan operasi plastik, misalnya dengan mengganti kulit wajah dengan kulit lain, maka itu termasuk dalam kategori penipuan dan mengubah ciptaan Allah, karena sesungguhnya Allah menciptakan manusia dengan sebaik-baik penciptaan. Akan tetapi jika itu dilakukan hanya untuk membersihkan bercak yang disebabkan oleh penyakit (jerawat) maka sesungguhnya islam agama yang toleran, dan tidak akan menyusahkan umatnya, selama dalam kategori pengobatan atau karena bawaan keturunan; seperti adanya daging berlebih dibagian wajah, maka tidak mengapa jika anda melakukan operasi plastik. Kecuali jika sangat parah kejadiaannya, misalnya kena wajah anda kena cuka getah atau bekas kecelakaan maka tidak apa anda melakukan oprasi plastik.

    Harap diingat, antara penyakit dan tidak. jika itu disebabkan oleh penyakit atau hal lainnya dari luar maka dibolehkan bagi kita untuk mengobatinya, akan tetapi jika itu fitrah kita, maka tidak dibolehkan mengubah ciptaan Nya.
    Semoga berkenan dari rujukan saya. Oh iya, semoga jodoh anda diberkahi Allah Swt. dan dapat membangun bahtera keluarga yang sakinah dan mempunyai banyak zuriyat umat Rasulullah Saw.
    salam

  5. slamet said

    maaf,sy seorang cowok yg tinggal di daerah komplek GREND WIJAYA CENTER keb:baru jak-sel,alat kelamin sy kadang keluar cairan kuning kental,licin spt nanah knp yach ??mohon jwbannya yach??

  6. azharku said

    Gonore atau penyakit kencing nanah, menjadi penyakit kelamin tersering ditemui didalam dunia kedokteran. Ia mempunyai banyak nama yang di gunakan oleh orang awam, seperti kencing nanah, raja singa, dan banyak lagi. Walaupun penyakit ini sudah dikenal oleh khalayak ramai tetapi masih banyak pula kasus ini terjadi tanpa di sadari oleh penderitannya, terutama wanita. Karena memang penyakit ini dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas, ataupun tidak terpikir oleh penderita oleh penderita yang tertular.

    penyebab
    Penyakit ini disebabkan oleh kuman Neiseria gonorrhoeae yang berbentuk seperti buah kopi berpasangan. Kuman ini harus dipastikan dengan biakan, karena ada beberapa kuman yang mempunyai bentuk yang sama, memang didalam praltek jarang dilakukan, karena ia diduga dari hubungan kelamin sebelumnya dari pengakuan pasien sebelumnya. Ia terutama menginfeksi selaput lendir manusia, yaitu alat kelamin, liang dubur, selaput lendir mata, dan tenggorokan. Untuk tiap kali kontak, laki-laki mempunyai kemungkinana kira-kira 20 persen menderita penyakit ini, sedangkan wanita mempunyai kesempatan 40 persen menderita penyakit ini dari laki-laki yang terinfeksi. Pada kontak kedua kalinya kemungkinan itu naik menjadi 75 persen.

    gejala penyakit
    Biasanya penyakit ini menunjukan gejala setelah 3 sampai 5 hari berkontak ke yang menderita penyakit ini. Penyakit ini di tularkan oleh pembawa kuman ini tanpa gejala atau tak mengetahui adanya gejala penyakit ini. Tidak setiap orang menunjukan gejala penyakit ini karena tergantung jenis kumannya dan faktor orang yang berkontak dengannya. Umumnya di anggap laki-laki menderita gejala yang lebih berat dan hanya beberapa wanita yang menderita gejala penyakit ini.

    Pada laki-laki umumnya penyakit ini ditandai dengan radang saluran keluar air seni dengan gejala nyeri sewaktu berkemih dan mengeluarkan cairan putih dari saluran kemihnya. Namum pengeluaran cairan putih, ataupun yang kuning, yang kental ataupun yang encer bisa disebabkan oleh kuman lain, sehingga sifat cairan ini tidak memastikan penyakit ini.

    Sekitar 50 sampai 70 persen wanita yang terinfeksi tidak menunjukan gejala. Sedangkan yang menunjukan gejala bisa menunjukan gejala nyeri pada perut bagian bawah, keputihan dan kadang-kadang pendarahan yang tidak normal dari rahim serta rasa tak nyaman pada liang dubur. Namun semua gejala itu pun tidak khas bagi gonore, ia bisa juga disebabkan oleh penyakit lain sehingga perlu di periksa dengan teliti.

    Bagi yang melakukan hubungan kelamin dengan mulut (oral seks), bisa menjadi infeksi tenggorokan ataupan radang amandel. sedangkan yang melakukan hubungan kelamin denagn liang dubur bisa menderita nyeri sewaktu buang air besar, nyeri dubur ataupun adanya nanah, darah atau lendir didalam tinja. namun infeksi liang dibur bisa juga terdapat akibat penularan dari infeksi bibir rahim, memlauli nanah atau keputihan yang mengandung kuman ini.

    Seotang bayi yang baru dilahirkan bisa terinfeksi penyakit ini sewaktuk melewati jalan lahir, yang melibatkan selaput lendir mata, tenggorokan, saluran pernapasan atas atau liang dubur. Keterlibatan mata bisa menimbulkan keutaan karena rusaknya kornea dan menjalranya infeksi ke dalam bola mata.

    Sedangkan radang selaput lendir mata pada orang dewasa terjadi memalui jari tangan yang baru tercemar nanah secara tak sengaja. Hal yang sama bisa juga terjadi pada anak-anak dari tangan pengasuhnya.

    komplikasi
    Radang saluran kemih bagian bawah bisa dikomplikasi radang saluran kelamin lainnya seperti, radang saluran sperma (epididimitis), kelenjar prostat, kelenjar periuretra, pembesaran kelenjar prostat, kelenjar periuretra, pembesaran kelenjar getah bening di lipatan paha dan penyempitan saluran kemih. Namun komplikasi pada laki-laki telah menurun belakangan ini karena laki-laki yang menderita gejala penyakit ini segera mengobatinya. Pemakaian obat yang sembaranagn sering menunda mulai timbulnya penyakit ini bisa memberikan gejala yang tidak khas.

    Pada wanita infeksi gonore bisa berlanjut menjadi peradangan alat dalam panggul yang menjalar dari bibir rahim, ke dalam rahim, ke saluran telur dan ke seluruh alat dalam panggul, biasanya terjadi selama haid. Gejala penyakit ini meliputi demam dan nyeri perut bagian bawah. Mungkin juga terdapat pengeluaran cairan kekuningan dari dalam bibir rahim dan nyeri tekan pada rahim pada waktu pemeriksaan dalam atas alat-alat panggul. Radang alat-alat panggul ini bisa menyebabkan strerilitas, kehamilan di luar kandungan dan nyeri panggul yang menahun.

    Selain Komplikasi setempat pada laki-laki dan wanita, bisa juga terjadi komplikasi di tempat lain, akibat penyebarannya kuman gonore melalui darah, dan kira-kira dua pertiga pasiennya wanita. Bisa terjadi radang sendi dan kulit yang di tandai demam, nyeri sendi dan bengkak sendi, menggigil serta kelainan kulit berbentuk nanah dan gelembung. Radang sendi melibatkan beberapa sendi, sering melibatkan sendi pergelangan tangan, jari-jari, sendi lutut dan sendi pergelangan kaki. Manifestasi lazim lainnya meliputi radang selaput pembukus jantung (perikarditis), dan radang hati (hepatitis). Kadang-kadang terjadi radang lapisan dalam jantung dan selaput otak.

    pengobatan
    Obat yang dianjurkan meliputi penisilin, ampisilinamoksisilin, tetrasiklin hidroklorida ataupun spektinomisin. Di samping mengobati penyakit gonore, penderita ini juga harus di periksa bagi kemungkinan menderita penyakit sifilis yang menimbulkan penyakit yang lebih serius. Namun karena sering pemakaian obat yang sembarangan, sering ditemukan kuman yang resisten terhadap beberapa obat. Biasanya dianjurkan pemeriksaan ulang 6 minggu setelah pengobatan, karena sekitar 15 persen akan terinfeksi lagi, dan mungkin karena kekambuhan. Kadang-kadang ada gejala pada lubang dubur yang bisa mereda tanpa pengobatan, namum penderitanya menjadi penuluar penyakit ini.

    Sampai sekarang belum tersedia vaksin untuk penyakit ini, dan juga diragukan adanya kekebalan setelah terinfeksi penyakit ini. Penggunaan kondom bisa mencegah penyakit ini namun tidak menjamin bagi penyakit kelamin lainnya.

  7. linda said

    Assalamualaikum,
    Saya gadis berusia 26 tahun ingin bertanya apakah hukum bagi saya untuk membuat pembedahan atau menyuntik kolagen yang diperbuat dari silikon terhadap dagu saya kerana saya mempunyai masalah tidak boleh menutup mulut dengan betul.
    Ini kerana sewaktu berusia 8 tahun, saya pernah terjatuh tersembam ke atas lantai dengan kuat semasa sedang bermain.Muka saya terhantuk terus ke lantai menyebabkan saya mengalami pendarahn yg banyak kerana semua gigi saya longgar,bergoyang dan berdarah.Sejak itu,gigi saya terus jongang atau terkeluar kerana ayah tidak membawa saya berjumpa dgn doktor untuk mengambil langkah yg sepatutnya.
    Pd tahun lepas, saya memakai pendakap gigi (braces) untuk membetulkan gigi saya yg jongang.Apabila gigi saya sudah kembali pulih, mulut saya tetap tidak boleh menutup gigi saya dengan betul.Doktor memberitahu ini kerana apabila gigi sudah pulih, gusi saya akan kekal panjang menyebabkan dagu saya tertarik dan berkedut apabila saya menutup mulut.
    Perkara ini amat mengaibkan saya kerana mulut dan dagu saya kelihatan pelik apabila saya menutup mulut abila saya berada di tempat awam atau khalayak ramai.
    Saya sangat penat dan letih untuk mengawal mulut dan dagu say sepanjang masa.
    Saya tidak pasti gusi saya ini terlebih panjang akibat kejadian muka saya terhantuk pada lantai sewaktu kecil dulu ataupun memang dari azali.
    Tolonglah, bagaimana saya boleh saya atasi masalah ini. Adakah saya dibolehkan untuk membuat pembedahan, atau menyuntik kolagen sahaja(silikon).
    Jika boleh, saya memilih kolagen kerana ia lebih murah dan mudah dari pembedahan.
    Sila beri saya nasihat. Saya betul tertekan kerana setiap hari saya menghadapi masalah ini.Bantuan kamu amat saya hargai.
    Terima kasih.

  8. hafidzi said

    Wa’alaikumsalam,
    Semoga Rahmat dan Hidayah Allah selalu menyertai kita.
    Agama Islah adalah agama yang mudah, relevan dengan waktu dan zaman kita, bahkan saat ini sekalipun.
    Islam tidak akan menyulitkan hambanya dalam beribadah, mengerjakan kebaikan atau meninggalkan yang diharamkan. Karena hukum Allah itu kalau dijalan kan dengan keikhlasan akan membuahkan kelezatan keimanan.
    Terimakasih atas kunjungannya, mengenai pertanyaan anda tentang apakah boleh saya membuat pembedahan atau menyuntik kolagen yang diperbuat dari silikon di dagu ?
    Mungkin silahkan anda baca lagi hukum yang berbicara tentang pembedahan yang dibolehkan dan tidak.
    Setelah membaca keluhan anda, kejadian ini bisa dikategorikan sebagai kecelakaan.
    Saudari BOLEH melakukan pembedahan itu, karena beberapa sebab :
    1. karena kecelakaan
    2. Aib
    3. Pengobatan
    Walaupun pada akhirnya akan membuat muka anda lebih cantik dari sebelumnya, setelah melakukan pembedahan ini, sesuai kata syaikh besar Dr. Yusuf Qardhawi.

    =>Tolonglah, bagaimana saya boleh saya atasi masalah ini. Adakah saya dibolehkan untuk membuat pembedahan, atau menyuntik kolagen sahaja(silikon).
    =Kalau boleh saya beri nasihat, pilihlah pengobatan yang sesuai dengan anjuran Dokter Ahli, jangan memilih semaunya, karena ditakutkan akan berakibat fatal. jadi Sile ikut apa yang Dokter kata.
    Semoga bermanfaat
    Wallahu a’lam

  9. introzip said

    Apakah : [ii] Al Fiqh Islami wal Qhadaya at-Thibbiyah al-Mu’ashirah oleh Dr. Syauqi Abduh As-Sahi halaman 129, cetakan pertama (1411H-1990M) Cetakan Maktabah an-Nahdhah al-Mishriyah

    Kalau di Indonesiakan berjudul: Pengarahan Islam Tentang Kesehatan? Saya pernah punya buku tersebut, dokter Libanaon, kalau nggak salah, ya? bisa saya minta tolong di-copykan? Saya akan ganti biaya fotocopy, biaya kirim dan ongkos apabila anda berkenan. Just e-mail me or YM: introzip@yahoo dot kom Thanx, jazakillah

  10. al-Mubhar As-Sinjiyi said

    assalamu ‘alikum.
    akhi, ana berterimakasih karena antum telah menerbitkan sebuah artikel tentang oprasi ditinjau dari aspek teologisnya, kalo boleh ana minta tolong, kitab-kitab yang antum jadikan sebagai rujukan dalam mengkaji materi ini seperti; 1.)Al Fiqh Islami wal Qhadaya at-Thibbiyah al-Mu’ashirah oleh Dr. Syauqi Abduh As-Sahi halaman 129, cetakan pertama (1411H-1990M) Cetakan Maktabah an-Nahdhah al-Mishriyah, 2).Muhammad Farag ‘Azb “Masuliyyah Tabib fi Jirahah Tajmil fil Fiqhil Islami wal Qanun al-Wad’i”, Tulisan Doktor di Kuliah Syari’ah wal Qanun Al Azhar di Mesir (1419 H- 1998 M), 3).Dr Muhammad Ustman Syabiir, “Ahkam Jirahah Tajmil Fil Fiqhil Islami”. kalo antum tidak keberatan ana minta dikirimkan duplikatnya, soalnya ana kewalahan mencari bahan-bahan yang berhubungan dengan kajian kedokteran kontemporer ditinjau dari sudut fiqhi islam.
    jika antum bersedia tolong e-mail ana ke: zoel_lc82@yahoo.com.
    sykran Wassalam.

    terimakasih atas kunjungannya…
    untuk semua buku yang telah saya cantumkan, untuk duplikatnya tidak bisa di copy kan.fiqih islami aja ada beberapa jilid. yaa saya cuma mengambil dari beberapa salinan itu, dari bahsa arab di terjemahkan kedalam bahasa indonesia….

  11. eTha SunRise said

    Assalamu’alaikumm,,,
    wahh..
    kk hebat lowh!
    bs jd ust. plus dokter !
    bnr2 dokter yg islami,,,


    wa3laikumsalam,
    Allah yuhayyik,,,
    soalnya klo masalah nya baru pasti langsung dipelajari dikuliahan. kebanyakan hasil dari pertanyaan masyarakat Mesir yang kemudian setelah terjawab, dibuatkan bahas nya…
    terimakasih atas kunjungannya….

  12. embun said

    wah subhanallah. boleh tak di posting ke blogqu

  13. embun said

    maaf tanya lagi…
    trus kalo artikel yang lain boleh juga tak?


    klau memang bermanfaat silahkan aja….
    slm,

  14. Endang Abdurrahman said

    Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Makasih, artikel ini sangat bermanfaat, saya izin posting di blog http://endangar.wordpress.com
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  15. atiqah said

    salam,
    saya ini punyai masalh tentang gigi.gigi saya bertaring di kiri dan kanan.terus tiap kali mkan,cebisn makanan akn terlekt…menyebabkn saya kurang yakin untuk makn di khalayak..jadi boleh kah saya mengubatinya dengan memakai pendakap gigi.apakah hukum pemakaian pendakap gigi itu dari segi agama islam?

    • hafidzi said

      Pendekap gigi atau alat utk meratakan gigi…
      namanya kan mengobati tidak merubah dan tidak merusak….
      artinya selama kita merasa ada masalah, sudah sewajarnya kita berobat.
      dan pemakaian pendakap gigi itu memang tidak dilarang.wallahua’lam

  16. iwan said

    alhamdulillah….sungguh beruntunglah orang2 yang memperdalam ilmu agamanya…saya pernah melihat perdebatan tentang hukum oprasi plastik ini pada salah satu TV swasta…dan perdebatan itu saya nilai…sungguh2 tidak berilmu padahal mereka para pakar islam…sampai2 mereka mengatakan bahwa tidak ada dalil yang melarang tentang hukum oprasi palstik ini….sungguh mereka benar2 tidak berilmu…saya hanya menyarankan tentang bahasan ini untuk di sosialisasikan ke masyarakat luas agar mereka paham bagaimana hukum tentang masalah ini…terimakasih…semoga engkau di rahmati alloh swt. amin…

    iwan

  17. yudistira said

    apa hukumnya memutihkan kulit dan memakai kawat gigi

  18. hafidzi said

    silahkan….krna termasuk dlm kategori perawatan

  19. maaf saya mau tanya sama kakak boleh apa tidak memakai kawat behel soalnya gigi saya agak keluar maksud saya biar tambah percaya diri

    • hafidzi said

      Insya Allah silahkan menggunakannya, karena tu termasuk dalam kategori perawatan terhadap apa yang telah Allah ciptakan pada dirii ni

      gambaran mudahnya seperti ini, setiap hari kita kan menggosok gigi, dengan maksud untuk menjaga gigi agar tidak berlubang dan membersihkan plag2nya,
      seandainya tidak kita RAWAT dengan baik, apa yang akan terjadi? bisa kita bayangkan kan? naah begitu juga dengan permasalahan anda tadi.
      semoga bermanfaat

  20. assalammualaikum maaf saya mau tanya sama kakak boleh ngga hidung saya dibuat mancung tetapi tidak dioperasi plastik

    • hafidzi said

      dibuat mancung seperti apa? dengan melakukan pemijatan, begitu?
      atau dengan kosmetik sehingga seakan-akan mancung?

      intinya selama tidak merusak tatanan tubuh manusia dan tidak merubah secara menyeluruh apa yang telah Allah karuniakan kepada kita, insya Allah itu tidak mengapa untuk dilakukan…

  21. mika said

    Assalamu alaikum wr.wb.
    Dri bacaan di atas saya hanya menemukan hanya wanita saja yg dilarang dan dilaknat untuk melakukan hiasan bagaimana dgn pria?
    Saja juga ingin menanggapi pertanyaan di atas kalau seperti itu bukannya sama saja ya dgn pengubahan ciptaan? Apa bedanya dgn operasi plastik?
    Wassalam

  22. ayyesha said

    Ass.Sy umur 32thn dgn T putri menikah sdh 10 th.Bolehkah operasi plastik u. menyenangkan pandangan

  23. assalamualaikum wr wb

    aku punya temen yg dibawah matanya ada tanda lahir warna hitam sebesar coin Rp 50,- krn bikin tdk PD bagaimana hukumnya klo dihilangkan.
    atas jawabannya banyak trimakasih

    wassalamu ‘alaikum wr wb

  24. dr.regi said

    assalamualaikum wr wb
    saya ingin bertanya ustadz, sy seorang dokter, dan saya sedang ingin melanjutkan ke jenjang spesialis bedah plastik, namun yg mengganggu saya adalah fatwa yg mengatakan bahwa beberapa prosedur estetika pada bedah plastik termasuk haram…
    yang jadi pertanyaan adalah:
    1.apakah prosedur liposustion/penyedotan lemak itu termasuk haram?
    2.Apakah prosedur facelift(bukan face off ya) tergolong haram?karena menurut logikanya kerutan di masa tua bisa timbul, namun apakah itu termasuk mengubah ciptaan Allah?mengingat prosedur ini hanya mengembalikan kekencangan kulit seseorang, seperti pada saat dia muda…
    Demikian, atas jawabannya saya mengucapakan terima kasih, saya juga senang sekali apabila dapat berdiskusi lebih jauh tentang masalah ini..

  25. Rangga Elf said

    Saya ADALAH ORAng bandung..!!
    saYa sebelumnya 2007 BIBirnya Kecil (terlihat hanya bawahnya saya tapi kecil).. gara2 jauh jadi sedikit besar..

    terus saya berpikir untuk operasi plastik.. hanya untuk memperkecil bibir saya seperti dahulu, dan menghapus luka-luka yang ada di Muka saya..!!

  26. ahmatnadir said

    mau tanya klo habis oprasi plastik di pasang pen kira-kira dilepas nggak ya? Makasih

  27. ahmatnadir said

    saya mau tanya, di bagian mulut saya ada pen/plat habis di operasi plastik karena kecelaka’an motor. . .kira-kira pen/plat harus di lepas nggak?
    Ada Sebagian Dokter yang bilang di lepas & ada juga sebagian Dokter yang bilang nggk harus di lepas. . . .aku bingung harus gimana, , , ,, ,makasih

  28. Crezenz Irene said

    Kak , aku mo nanya dikit aja … kalo laser sperti misalnya tanda lahir boleh gk sih ??? tolong dijawab aku btuh jwban nya ….

    • hafidzi said

      kalau tidak menyakitkan “Anda” yaa tidak perlu, kecuali di bagian muka yang dianggap menyakitkan hati, mungkin bisa aja dilakukan, akan tetapi jika alasan yang diberikan tidak relevan, sebaiknya tidak usah

  29. annon said

    assalamualaikum ustadz,saya memiliki bawaan dari lahir yaitu jari jari yang bengkok,apakah haram hukumnya jika saya meluruskun jari saya dengan operasi plastik? ditunggu jawabannya terimakasih

    • hafidzi said

      alasannya? selama tidak membuat kerugian atau sakit, sebaiknya tidak perlu dilakukan, demi menjaga ciptaan yang telah diberikan, kecuali itu mudharat bagi anda.

      • ikbal said

        assalamualaikum ustads
        saya mau nanya nih, kalau nenghilangkan bopeng bekas jerawat hukumnya haram atau tidak ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: